Pulihnya pertumbuhan ekonomi Inggris diantaranya setelah akitvitas masyarakat dan industri kembali berjalan.
Salah satunya adalah industri sepakbola yang mulai menjalankan pertandingan lagi meskipun masih tanpa penonton.
IMF pada April lalu sempat mempreiksi perrtumbuhan ekonomi Inggris tahun ini hanya minus 3,7% dan tahun depan tumbuh positif 2,3%.
Baca: Terobosan Baru Oxford Inggris: Dexamethasone Obat Pertama yang Terbukti Efektif Sembuhkan Covid-19
- ITALIA
Selanjutnya peringkat keenam negara dengan pemulihan perekonomian lebih cepat tahun depan adalah Italia. '
Seperti halnya Inggris, IMF memperkirakan tahun ini ekonomi Italia sangat terpuruk yakni mengalami pertumbuhan ekonomi negatif hingga - 12,8%.
Meskipun demikian, IMF percaya dan memperkirakan tahun depan ekonomi Italia kembali pulih di level 6,3%.
Pada proyeksinya April lalu IMF memasang perkiraan pertumbuhan ekonomi Italia tahun ini minus sebesar 3,7% dan tahun depan hanya bisa tumbuh 1,5%.
Baca: Covid-19 Mulai Terkendali, Dokter Italia Klaim Virus Corona Mulai Melemah dan Sejinak Kucing Liar
- SPANYOL
Sementara negara lain yang juga diprediksi oleh IMF nengalami pertumbuhan ekonomi negatif tahun ini adalah Spanyol.
IMF memasang proyeksi pertumbuhan ekonomi negara matador ini dengan -12,8%.
Sama denga Italia, IMF memperkirakan ekonomi Spanyol bisa pulih dan tumbuh pesat ke level 6,3%.
- INDONESIA
Indonesia menjadi negara kedelapan yang diprediksi oleh IMF perekonomiannya bisa pulih pada tahun depan.
Di Asia Tenggara Indonesia menempati peringkat ketiga setelah Filipina dan Malaysia.
Tahun ini IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di kisaran -0,3% sepanjang tahun 2020.
Angka proyeks IMF untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini jauh lebih optimistis dibandingkan dengan proyeksi yang mereka keluarkan pada April 2020 yakni sebesar -0,8%
Sementara untuk proyeksi tahun depan, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh positif sebesar 6,1%.
- INDIA
Peringkat kedelapan negara yang diprediksi mengalami pemulihan ekonomi lebih cepat dari krisis akibat pandemi virus corona covid-19 adalah India.
IMF memperkirakan ekonomi negara yang tengah bersitegang dengan China di perbatasan Himalaya tersebut, tahun ini hanya mengalami minus sebesar 4,5%, atau lebih baik dibandingkan dengan proyeksi yang dirilis IMF pada April 2020 silam yakni mengalami pertumbuhan minus 6,4%.
Sedangkan untuk tahun depan IMF memperkirakan ekonomi India bisa tumbuh hingga 6%.