Selain itu, Shin Tae-yong juga kekeh ingin tetap membawa timnas U-19 Indonesia melakukan pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan dengan alasan kasus COVID-19 di Indonesia yang masih tinggi.
"Penambahan kasus virus Corona di Indonesia saat ini adalah hampir seribu orang per hari. Tetapi saya diminta kembali (ke Jakarta) oleh PSSI dan melakukan pemusatan latihan (TC) di Indonesia," ujarnya.
"Jumlah orang yang positif virus Corona saat ini adalah 40.400 dan yang meninggal 2.231 per 17 Juni. Indonesia sudah menjadi negara nomor 1 di Asia Tenggara dengan jumlah kasus virus Corona tertinggi," tambahnya.
PSSI merespons dengan keras tudingan Shin Tae-yong.
Baca: Tepis Tudingan, Indra Sjafri Blak-blakan Dirinya Diusir Shin Tae-yong: Ini Soal Harga Diri Bangsa
Mereka membentuk tim pengungkap kebenaran atau Satuan Tugas yang akan mencari tahu lebih dulu perihal pemberitaan tentang Shin Tae-yong dan PSSI di Korea Selatan.
Ketua Tim Satgas yang dibentuk PSSI, Syarif Bastaman juga mengancam Shin Tae-yong bisa saja dipecat jika tak segera datang ke Indonesia.
"Kalau Shin Tae-yong tidak datang, ya kami akan evaluasi, mungkin dipecat," kata Ketua Tim Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman, saat dihubungi awak media, Jumat (19/6/2020).
"Sejago siapapun dia, namanya Alex Ferguson, jago, sudah terikat kontrak. Kalau tidak datang, tidak mau melatih, ini bangsa besar bung," ucap Syarif Bastaman menambahkan.
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul 'Shin Tae-yong: Konflik dengan PSSI Tak Penting, Saya Ingin Bahagiakan Orang Indonesia'