Bukan Kali Pertama, Patung Christopher Columbus di Boston Pernah Dirusak tahun 2006 dan 2015

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO: Patung Christopher Columbus yang kepalanya dipenggal

Sampai berita ini dibuat, kepolisian sedang melakukan investigasi atas perbuatan yang dinilai bersangkutan dengan vandalisme tersebut.

Namun, polisi menyatakan belum menangkap satu orang pun.

Diwawancara terpisah, seorang warga menyebut bahwa aksi yang dilakukan massa pantas dilakukan.

"Berangkat dari protes Black Lives Matter, saya pikir hal yang baik untuk memanfaatkan momentum ini," katanya kepada media.

"Sama seperti orang kulit hitam di negara ini, banyak warga pribumi yang ikut dianiaya. Saya pikir gerakan ini cukup kuat dan sangat simbolis," tambahnya.

Diketahui banyak negara bagian di Amerika serikat telah mengganti peringatan 'Columbus Day' setiap bulan Oktober dengan hari libur resmi yang ditujukan untuk penghormatan bagi masyarakat adat.

Di tempat terpisah, Wali Kota Boston, Marty Walsh mengutuk aksi pemenggalan kepala patung Christopher Columbus.

Ia mengatakan patung tersebut akan dicabut sambil menunggu keputusan lain, tertulis dalam media lokal setempat.

Sementara itu, para pengunjuk rasa dan polisi masih bentrok di berbagai kota termasuk Chicago dan New York.

Aksi besar-besaran yang terjadi di Amerika Serikat berlangsung di saat pandemi corona yang merebak di seluruh dunia.

Wali Kota Boston Mengutuk Aksi Perusakan 

Wali Kota Boston Amerika Serikat, Marty Walsh mengutuk aksi pemenggalan dan perusakan patung Christopher Columbus di kotanya yang dilakukan oleh massa pendemo.

Walsh menyebut dirinya akan melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak terkait nasib sisa patung tersebut.

Dilansir WCVB, anggota Partai Demokrat ini masih akan mempertimbangkan ulang persoalan nilai historis dipasangnya patung penjelajah asal Italia tersebut.

Setelah berdiskusi dengan sejumlah pihak, sehari setelahnya Walsh menyuruh para petugas kota setempat untuk mencabut sisa material patung dan menyimpannya sementara waktu.

"Patung ini telah mengalami kerusakan berulang kali di sini di Boston, mengingat diskusi yang telah kita adakan di Kota Boston, maka kami sepakat akan mengambil jeda (untuk sementara waktu), guna mendalami kembali makna historis dari patung ini," kata Walsh.

Baca: Semakin Panas, Patung Christopher Columbus Dirobohkan di AS, Buntut Demonstrasi #BlackLivesMatter

FOTO: Para petugas sedang berusaha mengangkut sisa patung Christopher Columbus yang dirusak buntut aksi demonstrasi Black Lives Matter (TIM BRADBURY / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Columbus adalah salah satu orang Eropa pertama yang dianggap dan dipercaya menemukan 'New World' atau Benua Amerika saat ini.

Namun, para kritikus mengatakan perjalanan Columbus ke Amerika justru memulai perdagangan budak di sepanjang trans-Atlantik.

Columbus juga dikritik karena perilakuannya yang kejam dan disebut telah membunuh penduduk asli Amerika.

Ini yang kemudian dianggap melecehkan isu rasial bagi para pendemo yang berhasil merobohkan patung Columbus di sejumlah tempat di Amerika Serikat.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer