Undangan KTT G7 Ditolak Merkel, AS Tarik 9.500 Tentara dari Jerman: Hubungan Kedua Negara Memburuk?

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Kanselir Jerman, Angela Merkel di KTT G20 Osaka, Jepang.

Presiden China Xi Jinping mengatakan pada hari Rabu (3/6/2020) bahwa China siap bekerja sama dengan Jerman dan Uni Eropa (UE) untuk memperkuat kerja sama strategis, menegakkan multilateralisme, hingga mengatasi tantangan global.

Dalam percakapan telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Xi mencatat bahwa ini adalah ketiga kalinya sejak wabah Covid-19 di mana dia dan Merkel telah melakukan pembicaraan melalui telepon.

Menurutnya, ini mencerminkan adanya saling percaya politik yang dalam dan strategi komunikasi yang dekat antara kedua belah pihak.

Baca: Jebakan Utang dari China Diungkap Eks PM Malaysia Mahathir, Sebut Strategi Bangun Pangkalan Militer

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 30 April 1945 - Pemimpin Nazi, Adolf Hitler Bunuh Diri di Berlin, Jerman

Baca: Jadi Korban Konflik Politik Amerika Serikat vs China, Kini Banyak Warga Hong Kong Ingin Bermigrasi

Melansir People's Daily, Xi menjelaskan, China menghargai tujuan dan pendirian rasional pemerintah Jerman serta rasa hormatnya terhadap sains pada masalah pandemi.

Dia menambahkan bahwa China siap bekerja dengan Jerman untuk mendukung pekerjaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mempromosikan kerja sama internasional dalam kerangka kerja seperti PBB dan Kelompok 20, membantu negara-negara Afrika melawan penyakit virus corona, dan berkontribusi dalam menjaga keamanan kesehatan publik global.

Presiden China, Xi Jinping dan Kanselir Jerman, Angela Merkel. (AFP/foreingbrief.com)

China, lanjutnya, akan tetap berkomitmen untuk terus membuka dan memperluas kerja sama dengan seluruh dunia, dan terus menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan Jerman untuk meningkatkan investasi di Tiongkok.

Sementara itu, masih mengutip People's Daily, Merkel mengatakan bahwa Jerman mementingkan rencana pembangunan ekonomi dan sosial yang dibuat dalam "dua sesi" Tiongkok, dan siap bekerja dengan China untuk mempromosikan pekerjaan dan dimulainya kembali produksi tanpa mengorbankan pengendalian wabah dan terus memperdalam kerja sama ekonomi bilateral.

Jerman sangat menghargai pengumuman yang dibuat oleh Xi bahwa vaksin Covid-19 Tiongkok akan dijadikan obat publik global.

Dia menambahkan, hal tersebut sangat penting dalam keadaan saat ini, untuk meningkatkan solidaritas internasional dan multilateralisme bagi perjuangan global melawan pandemi.

Kanselir mengatakan Jerman bersedia untuk memperkuat pertukaran kejasama dengan China dan terus mendukung WHO memainkan peran penting, sehingga dapat mempromosikan kerjasama keamanan kesehatan masyarakat internasional.

(Tribunnewswiki.com/Ris)

Artikel ini tayang di Kontan.co.id dengan judul Donald Trump tarik 9.500 tentara AS dari Jerman, hubungan AS-Jerman memburuk? dan Mesra dengan Merkel, Xi Jinping: Ini telepon ketiga sejak wabah Covid-19.



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer