Adik Via Vallen Positif Covid-19, Tetangga Kena Imbas Dirumahkan, Via: Harusnya Krosscek Dulu Lah!

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Adik Via Vallen yang positif Corona ternyata membawa imbas ke lingkungan sekitarnya. Seorang tetangga Via Vallen harus dipecat dari pabrik tempatnya bekerja lantaran hal tersebut.

katanya sudah peraturan dr pabrik bahwa jika ada karyawan pabrik yang satu RT dengan orang terpapar #covid19 , maka RT harus laporan ke pabrik setempat

Agar pegawai tersebut di berhentikan dr pabrik / di isolasi biar tidak menularkan ke karyawan yg lain

Aku kroscek ke Pak RT, katanya tidak pernah telfon ke pabrik2 warganya
Apa bener kebijakan dr pabrik seperti itu??? ( maaf, krn sy tidak tau aturannya seperti apa )
Lalu sumbernya dr mana jika RT tidak lapor ke pabrik?
Apakah dr postingan di IGku?" ungkap Via Vallen heran.

Via Vallen kesal mengapa tetangganya itu harus diberhentikan dari pekerjaan hanya karena rumahnya dekat dengannya.

"Seharusnya kroscek dulu lahh, adekku positifnya sudah lebih dari 1 BULAN YANG LALU!!
Kasian kan kalo cm gara2 postinganku mereka jd kehilangan pekerjaan yg jd mata pencahariannya sehari harii
Yg harusnya dpt tambahan dr lembur, akhirnya malah ga dapet apa apa
Mereka yg kalian berhentikan dr pekerjaannya loh gak satu rumah sama adekku,
Kenapa jadi kaya gitu dampaknya???
Sampe segitunya kah???
Apakah kita harus diam kalo terpapar agar TIDAK MERUGIKAN ORANG LAIN???
Kondisi sekarang itu udh susahh, mbokya jangan malah bikin orang tambah susah," pungkas Via Vallen.

Adik Via Vallen yang positif Corona ternyata membawa imbas ke lingkungan sekitarnya. Seorang tetangga Via Vallen harus dipecat dari pabrik tempatnya bekerja lantaran hal tersebut. (Instagram/viavallen)

Unggahan Via Vallen tentang tetangganya ini telah dihapus di akun Instagram.

Sebelumnya, diwartakan TribunnewsBogor.com, Via Vallen mengurai cerita saat adiknya dinyatakan memiliki penyakit pneumonia.

Kala itu, dokter menyebut bahwa kondisi paru-paru adik Via Vallen tidak berbahaya.

"Ini hasil foto paru2 adekku yg pneumonia. Nah hasil paru salah satu adekku ada #pneumonia ,orang tua kuatir krn takut corona ( fyi aktifitas adekku hampir setiap hari ke surabaya anter jemput pacarnya kerja di Mall ). Akhirnya aku tanya ke beberapa spesialis paru dan semuanya bilang gpp ( itu gara2 rokok bla bla bla )," ungkap Via Vallen dilansir pada Senin (25/5/2020).

Diakui Via Vallen, jauh sebelum ada wabah virus corona, sang adik memang pernah mengalami sesak napas.

Meski begitu, Via Vallen tak lepas curiga.

Khawatir dengan kondisi adiknya, Via Vallen pun akhirnya melakukan tes rapid kepada adiknya dan seluruh keluarganya.

Hasilnya, seluruh keluarga Via Vallen termasuk sang adik adalah non reaktif.

Mendapat hasil non reaktif, Via Vallen rupanya sempat bertanya ke pihak medis apakah sang adik perlu menjalani swab untuk memastikan Covid-19 atau tidak.

Baca: Sempat Buka Kafan dan Mandikan Jenazah Pasien Covid-19, 1 Warga Boyolali Positif Corona

Namun kala itu, pihak rumah sakit tidak menyarankannya karena hasil rapid tes sudah non reaktif.

"Jadi untuk memastikan semuanya beneran baik2 ajaa, aku bawa dia rapid ke rs rujukan #covid19 dan hasilnya NON REAKTIVE. Aku tanya ada lg tes buat mastiin corona ga? Kata beberapa suster disana ada swab, tp ini ga perlu krn rapidnya sudah akurat. Eman uangnya mbakk, swab mahal lohh dan hasilnya lama," pungkas Via Vallen.

Masih cemas, Via Vallen pun akhirnya tetap memaksa sang adik untuk tes swab Covid-19.

Menunggu selama 10 hari, adik Via Vallen pun akhirnya dinyatakan positif virus corona.

Saat itu pula ternyata adik Via Vallen langsung jadi pengawasan Dinas Kesehatan.

"Setelah menunggu 10 harii, ternyata hasilnya POSITIF. Dan dr dinkes ada yg lapor ke RT buat bantu ngawasin adekku ( diluar sepengetahuan keluarga krn aq blm tau kalo adekku positif )," imbuh Via Vallen.

Halaman
123


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer