Niat Jadi Spiderman Berbuah Petaka, 3 Kakak Beradik Dirawat Setelah Digigit Laba-laba Black Widow

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi laba-laba black widow

"Akhirnya dibawa ke IGD.

Dokter bingung, googling dulu, dokter tanya beli anti bisanya nggak? Saya nggak beli, di sini nggak ada, akhirnya dikasih oksigen," kata Indra menceritakan pengalamannya di Banjarnegara, Selasa (26/11/2019).

Ilustrasi laba-laba

Menurut Indra, laba-laba yang berasal dari Benua Australia tersebut memang beracun, bahkan tujuh kali lipat lebih mematikan daripada bisa ular kobra.

"Saya sudah empat kali disengat. Ketika ditaruh di tangan, bau keringat, langsung nyengat.

Yang disengat jari manis sebelah kiri, tapi yang bengkak sampai lengan, sampai semingguan," ujar Indra.

Indra juga pernah mengetes efek bisa laba-laba punggung merah terhadap jangkrik dan tikus putih.

Hasilnya kedua hewan tersebut mati tak lama setelah digigit laba-laba punggung merah.

Baca: RUU Perlindungan Data Pribadi Baru Disahkan Oktober, Data 1,3 Juta PNS Kemendikbud Diduga Bocor

Baca: Inilah 15 Provinsi di Indonesia dengan Kasus Covid-19 Tertinggi, DKI Jakarta dan Jatim Teratas

Namun hal itu tak menyurutkan Indra untuk terus memeliharanya.

Saat ini terdapat lebih dari 2.000 ekor laba-laba punggung merah yang dipelihara sejak 2014 lalu.

Awalnya ia bersama kawannya mengimpor secara kolektif laba-laba tersebut dari negara asalnya Australia. Laba-laba tersebut kemudian dikembangbiakan di kantor tempat usahanya.

"Saya taruh kantor, karena di rumah ada anak kecil, terlalu berbahaya karena mematikan," kata Indra.

Indra mengaku tak memperjualbelikan laba-laba tersebut. Di pasaran, harga laba-laba punggung merah dewasa biasanya sekitar Rp 450.000 per ekor.

Di Indonesia, kata Indra, hanya segelintir orang yang memelihara laba-laba tersebut.

"Banyak teman yang minta, orang pada nge-chat dijual atau nggak.

Saya nggak jual kalau mau, ke sini aja.

Waktu itu pernah dikirim ke Surabaya dan Medan, itu komunitas, untuk edukasi," ujar Indra.

Baca: Video Viral Remaja Asal Kendari Mengaku Tuhan, Sebut Presiden, Gubernur & Wali Kota Masuk Neraka

Indra mengatakan, perawatan laba-laba punggung merah relatif mudah. Makanannya juga mudah didapat yaitu ulat hongkong dan serangga-serangga berukuran kecil.

"Perawatan gampang, nggak perlu dikasih makan tiap hari, jadi bisa ditinggal-tinggal," tutur Indra.

Selain memelihara laba-laba punggung merah, Indra juga merawat beberapa hewan berbahaya laindi antaranya tarantula dan buaya.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo/Fadlan Mukhtar Zain)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Jadi Spiderman, Kakak Beradik Dirawat Setelah Digigit Laba-laba Black Widow" dan "Pemuda Ini Pelihara Ribuan Laba-laba Mematikan, Tersengat Berkali-kali hingga Dilarikan ke IGD"




Penulis: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer