Para Pesepak Bola yang Dulu Bergelimang Harta, tetapi Kini Bangkrut, dari Ronaldinho sampai Maradona

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Diego Maradona menjadi salah satu dari banyak pesepak bola yang sempat sukses, tetapi kini bangkrut

Padahal, kala itu bek kiri asal Norwegia tersebut baru berusia 26 tahun.

Dia diyakini berpenghasilan 50.000 poundsterling (sekitar Rp 899,880 juta) per pekan di Anfield, markas Liverpool.

Namun, sang pemain pun memiliki utang besar. Diperkirakan dia tak bisa membayar 100.000 poundsterling (sekitar Rp 1,799 miliar) terkait dengan investigasi dugaan penipuan senilai 3 juta poundsterling (sekitar Rp 53,990 miliar) di Norwegia.

Riise pun dinyatakan bangkrut.

7. Eric Djemba-Djemba

Sang pemain pernah merumput di Stadion Old Trafford bersama dengan Cristiano Ronaldo dan Ryan Giggs.

Akan tetapi, mantan pemain Manchester United tersebut dinyatakan bangkrut empat tahun setelah pindah ke Aston Villa.

Gelandang asal Kamerun ini menghabiskan waktu di St Mirren dan di Liga Super India untuk memulihkan kondisi ekonominya.

Berdasarkan penelusuran SunSport pada November tahun lalu, Djemba-Djemba saat ini bermain di Swiss bersama sebuah klub di kasta kelima negara tersebut. Dalam sebuah pertandingan, hanya ada sekitar 88 penonton.

8. Brad Friedel

Brad Friedel merupakan mantan penjaga gawang nomor satu di Tottenham Hotspur dan Aston Villa.

Pria asal Amerika Serikat ini menghasilkan banyak uang sehingga dia bertekad mewujudkan ambisi memiliki akademi sepak bola di negaranya.

Namun, ini menjadi awal kehancuran Brad Friedel.

Sebab, dia dilaporkan memiliki utang senilai 5 juta poundsterling (sekitar Rp 89,981 miliar) dan proses kepemilikan kembali rumahnya senilai 260.000 poundsterling (sekitar Rp4,679 miliar).

Meski demikian, Brad Friedel tak sepenuhnya jatuh miskin. Saat ini dia sudah bekerja lagi sebagai pelatih kepala tim MLS, New England Revolution.

Di Villa Park, Brad Friedel menghasilkan 50.000 poundsterling (sekitar Rp 899,816 juta) per pekan.

9. Lee Hendrie

Depresi dan kecanduan judi menjadi alasan utama mantan kapten timnas Inggris ini bangkrut.

Padahal, Lee Hendrie memiliki penghasilkan 30.000 poundsterling per pekan saat bermain untuk Aston Villa. Sayangnya bekas pemain tengah ini dinyatakan bangkrut pada 2012 karena memiliki banyak utang.

Akibat kondisi tersebut, Hendrie dilaporkan nyaris bunuh diri sebanyak lima atau enam kali. Kini, dia bekerja sebagai duta untuk organisasi kesehatan Young Minds.

Halaman
1234


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer