Berbagai Kasus Meninggal Mendadak Saat Pandemi Corona, Masih Pegang Setir Hingga Pemudik Jabodetabek

Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi mayat - Berbagai kasus-kasus meninggal dunia secara mendadak di tengah pandemi Covid-19, belum diketahui apakah positif Covid-19 atau tidak.

"Korban periksa dibocengkan anaknya naik motor.

Sampai di tempat bidan desa korban sempat kejang-kejang dan ditidurkan di kursi," kata Kepala Desa Tambakselo Sareh Joko Prasetyo.

Baca: Sudah Ajukan Cuti Tapi Ditolak Atasan, Seorang Dokter Hamil 8 Bulan Meninggal Akibat Terpapar Corona

Baca: Pasien Gejala Sakit Ginjal yang Meninggal Positif Covid-19, Pelayat dan Tim Medis Jalani Rapid Test

Namun, nyawanya tak dapat diselamatkan.

"Setelah diperiksa nyawanya sudah tak tertolong.

Kejadian pukul delapan pagi ini," kata dia.

Petugas Puskesmas Wirosari I dan kepolisian mengevakuasi jenazah menggunakan APD lengkap untuk dibawa ke RSUD dr Soedjati Soemodiardjo Purwodadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr Slamet Widodo masih belum mengetahui penyebab kematiannya.

"Dugaannya jantung. Namun, kami akan tetap melakukan tracing mengingat korban ada riwayat ke luar kota," jelasnya.

Meninggal setelah kisahnya tak makan dua hari viral

Yuli (43), warga Kota Serang, Banten, meninggal dunia secara mendadak saat menuju Puskesmas Sindangdaru, Kota Serang, Senin (20/4/2020).

Kejadian itu membuat heboh karena beberapa hari sebelumnya, video curhat Yuli yang mengaku tidak makan dua hari sempat viral.

Dia bersama suami dan anaknya tidak makan karena tak punya uang sehingga terpaksa hanya minum air galon.

Namun, belum diketahui apakah kematiannya yang mendadak itu berhubungan dengan pengakuannya tidak makan dua hari.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang Hari Pamungkas, mengatakan, hasil visum tidak bisa dikeluarkan tanpa ada permintaan dari pihak keluarga atau penegak hukum.

"Untuk penyebab kematian tidak bisa diketahui, namun berdasarkan wawancara dengan keluarga, riwayat pasien dan kondisi jenazah sifat kematian sudden death atau kematian mendadak bisa disebabkan oleh serangan jantung," kata Hari.

Meninggal usai bangun posko di kelurahan

Pegawai kantor Kelurahan Mandala, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meninggal dunia mendadak, Rabu (22/4/2020) siang.

Kasubag Pemberitaan Humas Pemkot Makassar Hamzah Bakrie Muhammad mengatakan korban sempat ikut membersihkan halaman kantor.

Lokasi tersebut akan digunakan untuk Posko Covid-19.

Pria berusia 31 tahun itu tiba-tiba muntah dan mulutnya mengeluarkan darah saat masuk lobi kantor.

Halaman
123


Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer