Sebelum Sarah Keihl, Gadis Indonesia Ini Juga Sempat Lelang Keperawanan di Situs Internasional

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Selebrgam Sarah Keihl hebohkan publik dengan melakukan lelang keperawanan seharga Rp 2 miliar dengan tujuan membantu masyarakat terdampak Covid-19. Tindakan Sarah ini langsung menuai kecaman publik.

Warta Kota pun telah mencoba konfirmasi kepada Sarah, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan tanggapan.

Berikut isi ucapan lengkap Sarah Salsabila di dalam video tersebut:

"Udah 2 bulan self quarantine, kita semua udah bener-bener ngerasain dampak dari pandemi Covid-19 ini,

aku sendiri sebagai pengusaha udah ngerasain banget kalau misalkan ekonomi lagi drop apalagi para pelaku bisnis UMKM,

dimana mereka harus bertahan hidup dari cashflow bulan,

disini kita tahu kalau margin ekonomi global tuh lagi bener-bener menurun banget dan pemerintah Indonesia udah berusaha semaksimal mungkin,

para tim ekonomi semuanya mereka udah berusaha ngambil keputusan-keputusan besar,

dan juga ngambil planning-palnning terbaik yang mereka ambil

kita tahu juga disini dampak yang terkena Covid-19 ini udah bener-bener banyak banget mulai dari tenaga medis ataupun masyarakat menengah ke bawah juga

dan disini aku Sarah aku akan ngambil keputusan terbesar dalam hidup aku,

aku akan ngelelang keperawanan aku mulai dari Rp 2 miliar

dan 100 persen danannya akan didonasikan dan disumbangkan kepada para pejuang Covid-19 dan semua yang membutuhkan

terimakasih aku harap kalian bisa ngambil positifnya."

Klarifikasi Sarah Keihl

Dalam klarifikasinya, Sarah mengaku hanya untuk menyindir masyarakat yang acuh dengan pandemi Covid-19.

"Hallo temen2 maaf udh buat kegaduhan.

Sebenernya lelang keperawanan itu bentuk sindiran aku terhadap masyarakat yg gak peka sama situasi kayak gini, masih nongkrong di/, aku tujuannya sarkasme/bercanda.

Ada sebagian org yg bertaruh hal yg paling penting di hidup mereka.

Tp ternyata sarkas yg aku bikin keterlaluan dan aku memohon maaf sebesar2nya.

Aku ga maksud untuk melecehkan wanita dan aku jg ga bermaksud lelang keperawanan.

Halaman
1234


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer