Video itu pun beredar luas di media sosial dan mendapat beragam komentar geram.
Kasus ini kini telah ditangani oleh pihak berwajib.
Berikut ini adalah fakta terbaru perundungan bocah penjual jalangkote, dihimpun TribunnewsWiki.com dari TribunJateng, Selasa (19/5/2020).
Kronologi
Baca: Viral, Bocah Penjual Gorengan Dibully, saat Pulang Cium Adiknya: Maaf Tak Bisa Belikan Popok
Dalam video, tampak sepeda yang digunakan RL berjualan terguling di jalan.
Seorang pemuda mengenakan kaus abu-abu tampak mengganggu RL.
Ia sempat mendorong-dorong korban lalu naik ke motornya.
Saat korban memegang pelat motor pelaku, dia dipukul cukup keras.
Bahkan pelaku itu mendorong RL hingga tersungkur ke pinggir jalan.
Melihat RL kesakitan, para pemuda lain hanya melihat dan menertawakannya.
Sering Dibully
Menurut polisi, berdasar keterangan yang diperoleh, RL mendapat aksi perundungan hampir setiap hari saat dirinya berjualan.
“RL memang dari keluarga tidak mampu, jadi dia harus membantu ayah dan ibunya mencari nafkah. Ya saat mencari nafkah itulah, RL sering di-bully dan dia tetap sabar hadapi orang-orang,” kata Paur Humas Polres Pangkep, Aiptu Agus Salim, saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2020).
Agus menjelaskan, saat ini para pelaku perundungan telah diamankan di Polres Pangkep.
Satu orang bernama Firdaus (26), warga Jalan Tanete, Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, yang melakukan pemukulan terhadap RL masih menjalani pemeriksaan.
Sementara itu, tujuh orang lainnya yang terekam video saat aksi tersebut terjadi, juga telah diperiksa sebagai saksi.
“Kasus ini masih dalam pemeriksaan penyidik Polres Pangkep.
Sebentar akan diumumkan status kasus ini dan tersangkanya,” ungkapnya.
“Kasihan, sering di-bully oleh kelompok pemuda maupun anak-anak saat dia keliling berjualan jalangkote.