6 Kiat Mencegah Makan Berlebihan saat Buka Puasa selama Ramadan

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi makanan buka puasa

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beberapa orang sering "membalas dendam" alias makan berlebihan saat berbuka puasa Ramadan.

Mereka tidak makan secukupnya, tetapi justru menuruti nafsu makannya.

Padahal, makan berlebihan dan terlalu cepat dapat memengaruhi kesehatan pencernaan.

Melansir dari Kompas yang mengutip The National, sejumlah dokter yang menangani UGD maupun dokter penyakit dalam di UEA banyak menerima pasien yang sakit karena makan berlebihan saat buka puasa.

Keluhan utama para pasien tersebut adalah sakit perut atau perut terasa nyeri.

Tak hanya itu, pasien yang makan berlebihan setelah berpuasa seharian juga mengalami maag, flu lambung, radang lambung, muntah, dan diare saat puasa.

Baca: Harus Tetap Terpenuhi, Begini Asupan Air ke Tubuh selama Puasa Ramadan

Baca: Ramadan di Tengah Pandemi Corona, SurveySensum: Aktivitas Digital Masyarakat Meningkat Drastis

Masalah pencernaan yang timbul karena makan berlebihan saat buka puasa itu bisa terjadi karena perut baru rehat menerima asupan selama belasan jam saat berpuasa.

Dalam kondisi tersebut, perut memasuki mode "tidur".

Begitu Anda membangunkannya dengan makan berlebihan, perut bisa kaget dan bereaksi dengan masalah pencernaan. Salah satunya dengan masalah lambung.

Saat Anda makan berlebihan setelah perut istirahat saat puasa, asam lambung bisa melonjak dan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

Keluhan yang umum setelah asam lambung meningkat akibat makan berlebihan saat buka puasa di antaranya perut kembung dan banyak gas, maag, sampai asam lambung naik ke kerongkongan (GERD).

Selain itu, makan berlebihan saat buka puasa, terutama karbohidrat dapat membuat Anda langsung mengantuk dan lemas.

Melansir Alarabiya, berikut tips mencegah makan berlebihan saat buka puasa:

1. Minum yang cukup

Penuhi kebutuhan cairan sepanjang buka puasa sampai sahur.

Kurang cairan bisa memicu makan berlebihan karena tubuh sulit membedakan rasa lapar dan haus setelah berpuasa seharian.

Untuk itu, biasakan mengawali buka puasa dengan segelas air putih.

ilustrasi air putih (pixabay)

Baca: Sering Terlambat Makan Sahur saat Puasa Ramadan? Ini 5 Kiat Mudah Agar Tak Bangun Kesiangan

2. Pilih menu takjil yang sehat

Batalkan puasa dengan sesi pemanasan agar perut tak kaget menggunakan tiga butir kurma atau sejumput kacang-kacangan.

Menu takjil tersebut dapat seketika menghilangkan rasa lapar Anda. Setelah itu baru shalat maghrib dan siapkan tubuh untuk makan malam.

ilustrasi kurma (organicsfact.net)

3. Makan perlahan-lahan dan penuh kesadaran

Halaman
12


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer