Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang berfungsi mencatat perbuatan baik dan buruk secara manual yang dilakukan oleh seseorang setiap harinya.
Sontak, aplikasi ini pun viral setelah seorang pengguna twitter bernama @mazzini_gsp membagikan unggahan potongan layar aplikasi Raqib Atid tersebut.
“Sekarang malaikat Raqib-Atid hadir dalam bentuk aplikasi buat itung dosa sama pahala kita,” tulisnya.
Hingga Senin (11/5/2020) postingan tersebut telah dibicarakan lebih dari 7 ribu kali dan disukai lebih dari 18 ribu pengguna.
Akun tersebut mengunggah potongan layar aplikasi pencatat amal tersebut pada Jumat (8/4/2020) pukul 10:22 WIB.
Ia pun menyertakan juga detail keterangan aplikasi dan keterangan cara penggunaan aplikasi tersebut.
Dari postingan tersebut, banyak warganet yang memberikan komentar beragam terkait dengan aplikasi Raqib Atid.
Baca: Inilah 6 Berita Gembira Terkait Penanganan Virus Corona di Tanah Air
Baca: Kini Namanya Viral, Ferdian Paleka Ternyata Pernah Bekerja dan Bergaji Besar Sebelum Jadi YouTuber
Baca: Viral Barang-barang Bermerek Diselimuti Jamur karena Mall Ditutup Selama Pandemi Virus Corona
"Ada option ((Tambah Jenis Dosa))," tulis @Farah_NurAmalia.
"Cocok buat yang suka ngitungin dosa orang lain," tulis @azkbnt
"Wah ini sih keren ... Aplikasi baru nih Raqib Atid hahaha... Cocok utk mengontrol dosa & pahala kalian,” tulis akun @aprilian_ds.
"WARNING: Catatan kamu di aplikasi ini ga ada apa-apanya dibandingin catatan asli Raqib Atid. Kamu bisa boongin aplikasi ini, tapi kamu ga bisa boongin Raqib Atid beneran.
Ya gitu deh. Tau sendiri aqidah orang awam tuh kadang2 absurdnya pake banget,” tulis akun syauqi_hafiz.
Namun, kini aplikasi tersebut telah ditarik dari Playstore oleh pembuatnya yakni Mahmud Fauzi.
Penarikan tersebut diketahui dilakukan untuk sementara waktu sebagai langkah penyempurnaan aplikasi.
Tidak hanya itu, pembuat aplikasi tersebut juga mengaku mendapat komentar pedas dan cenderung kasar dari orang-orang yang menyalah artikan aplikasi buatannya.
“Aplikasinya sudah saya tarik dari playstore karena banyak kesalahpahaman masyarakat, banyak komentar negatif dan cenderung kasar, serta email yang saya dapat cenderung kasar dan negatif,” ujar Mahmud Fauzi, pencipta aplikasi Raqib Atid saat dihubungi Kompas.com Minggu (10/5/2020).
Fauzi yang saat ini merupakan mahasiswa Teknik Fisika di salah satu perguruan tinggi negeri ini mengatakan, aplikasi tersebut akan disempurnakan lagi dan menggunakan nama lain agar tidak menimbulkan kontroversi.
"Mungkin nanti setelah ujian semester selesai, Jumat (15/5/2020) depan mungkin," katanya lagi.
Baca: Pemerintah Rilis Aplikasi Pelacak Covid-19 PeduliLindungi yang Bisa Deteksi Penyebaran Virus Corona
Baca: Bagaimana Hukum Membaca Al-Quran Lewat Aplikasi di Ponsel Pintar? Ini Jawaban Ustaz
Baca: Inilah 5 Trik Berguna yang Wajib Diketahui Pengguna WhatsApp: Pin Kontak hingga Kirim GIF
Ia pun mengaku penggunaan nama aplikasi pencatat amal tersebut diawali dari pemikirannya tentang Raqib Atid dan hal-hal yang ingin dilakukannya ketika Ramadan tiba.