Ramadan di Tengah Pandemi Corona, SurveySensum: Aktivitas Digital Masyarakat Meningkat Drastis

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO: Ilustrasi Telekendali Televisi / Remote Television

Pada bulan Ramadhan ini, lebih dari 50 persen konsumen mengisi waktu dengan berkebun, bersih-bersih, dan memasak.

Aktifitas lain yang meningkat selama Ramadhan 2020 yaitu bermain gim, kursus online, olahraga melalui aplikasi, dan menonton film melalui media Over-The-Top (OTT).

“Masyarakat semakin antusias untuk berbagi. Membagikan foto keluarga atau anak adalah yang paling banyak dilakukan, oleh setidaknya 66 persen masyarakat," tutur Rajiv.

Dari situ, dapat disimpulkan jika akses internet untuk kegiatan yang lebih positif pun bertambah.

Karena efek pandemi yang memang berdampak ke sisi sosial masyarakat, pada bulan Ramadan kali ini pun aktivitas berbagi dan saling membantu sesama meningkat.

Ramadhan ini juga menjadi waktu yang tepat untuk memasak sendiri di rumah bagi sebagian besar masyarakat.

Tak heran bila 45 persen masyarakat lebih aktif membagikan foto maupun resep masakannya dan 22 persen masyarakat mulai menjajal aplikasi masak-memasak online.

Foto makanan yang dibeli pun juga dibagikan di media sosial oleh 28 persen masyarakat.

Hasil survey lain di waktu yang sama juga menunjukkan, masyarakat semakin sering mengikuti tantangan-tantangan di media sosial (19 persen), membuat video TikTok (14 persen), menulis blog dan e-stories (12 persen).

Bahkan kegiatan di dalam media sosial seperti menyiarkan Instagram Live (12 persen), atau membuat video YouTube (10 persen) pun meningkat.

Baca: Hukum Orang yang Berpuasa Ramadan tapi Tidak Salat Lima Waktu, Ini Penjelasannya

Baca: Bayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadan Boleh dengan Uang atau Harus dengan Beras? Begini Penjelasannya

Silaturahmi Online

Karena Ramadan kali ini berada di tengah pandemi virus corona, banyak kegiatan sosial yang harus terhenti.

Misalnya seperti mengadakan buka bersama atau berkumpul seusai salat tarawih.

Karena harus berada di rumah, banyak masyarakat pun lebih memilih untuk memanfaatkan aplikasi video conference.

Melalui teknologi tersebut, silaturahmi yang biasa dilakukan selama Ramadan bisa dilakukan secara daring atau online.

Pemanfaatan aplikasi tersebut pun meningkat karena beberapa orang mencoba mengadakan acara berbuka puasa bersama melalui aplikasi video conference.

Tidak hanya itu, pemanfaatan gim online juga dipilih sebagian remaja sebagai kegiatan ngabuburit bersama teman yang jauh di sana.

Dengan bermain gim online tersebut, aktivitas sosial antar masyarakat pun tidak terputus dan juga bisa membuat sebagian orang bisa menghilangkan kecemasannya akan Covid-19.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ramadhan di Rumah, Ini Tradisi Masyarakat yang Berubah "



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer