Penyanyi Didi Kempot Tutup Usia, Pernah Berkarier sebagai Pengamen dan Jadi Duta Kereta Api

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyanyi Didi Kempot tampil di hari pertama Synchronize Festival 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/10/2019).(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyanyi campursari masyhur asal Kota Solo, Didi Kempot, meninggal pada Selasa (5/5/2020) pukul 07.45 WIB.

Penyanyi berjuluk The Godfather of Broken Heart ini meninggal di RS Kasih Ibu Solo.

Dilansir dari Kompas.com, Didi Kempot dibawa ke RS tersebut dalam kondisi tidak sadar.

Kematian Didi Kempot dapat dikatakan mendadak karena sebelumnya dia masih beraktivitas seperti biasanya.

Untuk mengenang Didi Kempot, berikut profil dan fakta penyanyi campur sari ini, dilansir dari Tribunnews.com.

Baca: Didi Kempot

Didi Kempot (Instagram/didikempot_official)

1. Biodata

Didi Kempot lahir di Solo, 31 Desember 1966.

Didi Kempot merupakan putra dari pelawak di Kota Solo, Ranto Edi Gudel (almarhum), yang dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Didi Kempot juga saudara pelawak senior yaitu Mamik Podang.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Stasiun Balapan ini sejak kecil menikmati kehidupan di Surakarta.

Didi Kempot diketahui tidak menamatkan bangku sekolah.

Baca: INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN: Penyanyi Didi Kempot Meninggal Dunia Pagi Ini di RS Kasih Ibu

Didi Kempot dijuluki Bapak Patah Hati Nasional. (instagram/didikempot_official)

2. Mulai Mengamen Sejak Kelas 3 SMP

Sejak kecil, Didi Kempot dikenal sebagai anak yang nekat dan berani.

Sejak kelas 3 SMP, Didi Kempot sudah mulai mengamen.

Hal tersebut Didi Kempot lakukan terlepas Didi Kempot anak pelawak yang sedang berjawa pada saat itu.

Menurut Didi Kempot, mengamen bagaikan tes mental untuk dirinya.

Didi Kempot rela menjual sepeda untuk membeli sebuah gitar untuk mengamen.

Penyanyi campursari asal Solo, Didi Kempot (wartakota/nur ichsan)

3. Awali Karier Sebagai Pengamen

Didi Kempot mengawali kariernya sebagai musisi jalanan atau pengamen sejak 1984 hingga 1989.

Halaman
12


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer