Selain itu, memakan apel segar juga bermanfaat bisa membersihkan gigi dan baik untuk gusi.
Jika makan apel segar, sebaiknya setelah dimakan atau terpaksanya dikupas, segera dihabiskan.
Jika tidak, akan terjadi oksidasi yang akan memberi warna cokelat pada apel sehingga kurang menarik lagi untuk dikonsumsi.
Baca: Ramadan di Tengah Pandemi Corona, WNI Norwegia Cerita Ibadah di Masjid Ditiadakan
Adanya kandungan vitamin A dan vitamin C, serta serat, menjadikan mangga memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk menjadi sumber energi, hingga melancarkan proses detoks tubuh selama berpuasa.
Mangga juga terbukti sangat kaya akan antioksidan, betakaroten, dan vitamin C yang bisa mendorong kekebalan, mempertahankan, dan melindungi tubuh dari kerusakan sel maupun serangan penyakit.
Jambu biji merah terbukti kaya akan kandungan vitamin C.
Vitamin ini seperti diketahui, adalah antioksidan kuat yang dapat memperpanjang sistem kekebalan tubuh.
Dengan demikian, buah ini cocok dikonsumsi tak hanya saat buka puasa, tapi juga sahur untuk mepertahakan kesehatan selama berpuasa.
Selain vitamin C, jambu biji juga mengandung kalium, lycopene, antikarsinogenik yang baik untuk tubuh.
Selain vitamin C, jambu biji juga mengandung kalium, lycopene, antikarsinogenik yang baik untuk tubuh.
Baca: Ramadan dan Corona, Tips Sahur yang Benar, Perbanyak Sayur Buah untuk Tangkal Covid-19
Alpukat termasuk buah yang kaya akan kandungan seratnya.
Kandungan serat ini diketahui bermanfaat untuk memberikan efek kenyang yang lama, sehingga tubuh tidak mudah lapar saat berpuasa.
Selain itu, serat juga berfungsi untuk merawat sistem pencernaan.
Fungsi ini penting untuk menghindari risiko penyakit pencernaan seperti sembelit selama masa puasa.
Kandungan lemak tak jenuh yang dimiliki alpukat juga dapat membantu tubuh untuk mengontrol kadar kolesterol.
Jeruk juga kaya akan vitamin C yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi penyakit.