Dokter tersebut dipantau oleh tenaga medis yang rutin datang ke rumah untuk memeriksa kondisi kesehatannya.
Asmelia juga menjelaskan pihaknya sedang menelusuri kontak erat sang dokter untuk memutus penyebaran virus corona.
Baca: VIRAL VIDEO Penampakan Bintang Turaya Disebut Pertanda Corona Akan Berakhir, Ini Penjelasan Ahli
Baca: Sepi Pengunjung Karena Pandemi Corona, Kebun Binatang Bandung Akan Potong Rusa untuk Makan Harimau
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan adanya penambahan kasus pasien yang terjangkit virus corona.
Berdasarkan data pemerintah hingga Sabtu (2/5/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan sebanyak 292 kasus.
Dengan demikian, total pasien positif Covid-19 mencapai 10.843 orang.
"Sampai saat ini hasil konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 10.843 orang," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu sore.
Baca: Inilah 10 Negara dengan Kasus Virus Corona Terbanyak di Dunia, China Justru Tak Masuk Daftar
Baca: Ramadan di Tengah Corona, Proyek Pengadaan Sarung Jadi Pertanyaan, Bupati Tasikmalaya: Saya Tak Tahu
Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh yakni 1.665 orang.
Namun demikian, masih terdapat penambahan kasus pasien meninggal setelah dinyatakan positif Covid-19.
Yuri menuturkan, ada penambahan sebanyak 31 pasien meninggal sehingga totalnya menjadi 831 orang.
“Sementara yang sembuh 1.665 orang dan meninggal 831 orang,” kata Yuri.
Adapun kasus baru pasien positif Covid-19 tersebar di 20 provinsi.
Tercatat, penambahan kasus paling banyak terjadi di DKI Jakarta dengan 80 kasus.
Setelah itu disusul Jawa Barat yang bertambah 31 kasus, Sulawesi Selatan bertambah 30 kasus, dan Papua dengan 30 kasus.
Sementara itu, penularan Covid-19 hingga saat ini terjadi di 321 kabupaten/kota yang berada di 34 provinsi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Datangi Dokter Positif Covid-19 yang Isolasi Mandiri di Rumah, Tutup Akses Jalan dan Minta Dirawat di RS"