JAWABAN Bukti Berdirinya Kerajaan Tarumanegara, Materi Belajar dari Rumah TVRI SD Kelas 4-6

Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kerajaan Tarumanegara

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Program belajar dari rumah TVRI untuk SD Kelas 4-6 SD, Kamis (30/4/2020) membahas tentang sejarah Kerajaan Tarumanegara.

Dalam tayangan belajar dari rumah, siswa dijelaskan tentang sejarah Kerajaan Tarumanegara.

Peserta didik juga diberikan beberapa pertanyaan sebagai tugas belajar dari rumah.

Pertanyaan tugas belajar dari rumah itu seputar tentang sejarah Kerajaan Tarumanegara.

Jawaban belajar dari rumah telah dirangkum berikut ini.

Dilansir TribunnewsWiki, Tarumanegara berasal dari kata taruma dan negara.

Baca: Kerajaan Tarumanegara

Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Ci Tarum atau Citarum.

Dalam catatan, kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan Hindu beraliran wisnu.

Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasinghawarman pada tahun 358 M.

Terdapat beberapa bukti peninggalan Kerajaan Tarumanegara.

Berikut bukti prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara.

Baca: Situs Batu Berak Lampung

1. Prasasti Tugu

Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Dalam Prasasti Tugu, terdapat lima baris tulisan dalam bahasa Sansekerta dan aksara Palawa.

Tulisan ini menceritakan mengenai penggalian Sungai Candrabaga yang dilakukan pada masa pemerintahan Rajadirajaguru sepanjang 12 kilometer.

Serta penggalian Sungai Gomati di tahun 22 oleh Purnawarman selama masa pemerintahannya.

Penggalian sungai ini adalah cara untuk menghindari banjir yang sering terjadi dan kekeringan pada musim kemarau.

2. Prasasti Kebon Kopi

Pada prasasti yang ditemukan di Kampung Muara Hilir, Kecamatan Cibungbulang, Bogor ini terdapat hal menarik, teman-teman.

Sebuah lukisan tapak kaki gajah terlihat ada pada permukaan peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini.

Halaman
123


Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer