Untuk tiket penerbangan ijin khusus atau pengecualian ini, calon penumpang bisa mendapatkannya di Kantor Penjualan Tiket Lion Air Group di seluruh kota di Inonesia.
Baca: 5 Fakta Kesembuhan Menhub Budi Karya: 14 Hari Tak Sadarkan Diri, Dokter yang Menanganinya Meninggal
Baca: Batasi Penerbangan Luar Negeri, Menlu Larang Pelancong dari Negara Ini Masuk & Transit di Indonesia
Baca: Ramalan Zodiak Kesehatan Hari Ini Rabu 29 April 2020, Olahraga Pagi Cocok untuk Leo
Penerbangan ini, untuk Lion Air nantinya akan menggunakan armada Boeing 737-900ER, Boeing 737-800NG, Airbus 330-300CEO dan Airbus 330-900NEO.
Kemudian Wings Air akan mengoperasikan ATR 72-500 dan ATR 72-600, sementara Batik Air mengoperasikan Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Boeing 737-800NG, dan Boeing 797-900ER.
Sebelum penumpang memasuki pesawat dan perjalanan dimulai, penumpang dan Lion Air Grup akan memastikan penuh persyaratan yang ditentukan.
"Awak pesawat dan seluruh tamu sudah mengikuti rekomendasi protokol kesehatan yang meliputi pengecekan suhu badan, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan hand sanitizer, dan penggunaan masker secara tepat," sebut Danang.
Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut, Lion Air Group juga meningkatkan sterilisasi terhadap armada-armadanya dengan menyemprotkan disinfektan pesawat, mengganti saringan udara kabin, dan sebagainya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lion Air Akan Kembali Beroperasi 3 Mei 2020 Layani Perizinan Khusus"