Saat ini berdasarkan data yang diperoleh Tribunnewswiki yang dikutip dari Worldometers, jumlah kasus positif Covid-19 menginjak angka 2.585.197 orang per Rabu (22/4).
Total pasien sembuh dari virus corona mencapai 705.692 orang dan 179.839 lainnya harus kehilangan nyawa.
Dewasa ini banyak penelitian dilakukan guna mendapatkan antivirus Covid-19.
Baca: Tes Kepribadian - Ungkap Karaktermu dengan Memilih Siluet Wanita yang Menurutmu Paling Sukses
Baca: Momen Pakar Kesehatan AS Anthony Fauci Jawab Pertanyaan Anak 7 Tahun tentang Virus Corona
Seorang pria dengan gelar profesor di Sumatera Selatan mengaku berhasil menemukan antivirus Covid-19 yang saat ini menjadi momok di seluruh dunia ini.
Penemu antivirus corona tersebut yaitu Faisal Rizal.
Faisal mempresentasikan hasil temuannya kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
Faisal menjelaskan tentang antivirus temuannya itu berupa produk gula yang menggunakan light technology.
Menurutnya, gula tersebut mampu memecah protein menjadi asam amino, jadi bisa mempercepat pencegahan dan pengobatan Covid-19.
Tak hanya itu, pria asal Sumatra Selatan itu juga menerangkan, antivirus temuannya itu sudah menunjukkan bukti keberhasilan saat dikonsumsi oleh orang yang positif Covid-19.
"Tingkat keberhasilannya sudah ada. Datanya kita dapat dari beberapa rumah sakit di luar Sumsel. Ada beberapa pasien yang sembuh. Proses penyembuhannya biasanya tidak lebih dari 5 hari," ujar Faisal dalam keterangan yang disampaikan Pemprov Sumsel, Selasa (21/4/2020).
Faisal menjelaskan, antivirus yang diciptakannya itu bukan terbuat dari bahan kimia.
Jadi tidak menimbulkan dampak negatif ke tubuh manusia.
Faisal juga berpendapat, pandemi ini akan cepat menyebar dan membelah diri jika pasien tersebut diberi protein.
Kegunaan antivirus itu untuk memecah protein dalam tubuh, sehingga tehindar dari Covid-19.
"Jadi protein digunakan Covid-19 untuk membelah atau memperbanyak turunannya dan glukosa adalah energinya. Dampaknya, kita memiliki imunitas yang kuat. Tidak ada dampak buruk yang dihasilkan," ujar Faisal.
Faisal juga menambahkan keterangan, cara mengonsumsinya bisa sama seperti mengonsumsi gula biasa.
"Saya tekankan, ini tidak akan memengaruhi gula darah," aku Faisal.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sangat mengapresiasi temuan Faisal tersebut.
Walaupun demikian, menurut Herman, alangkah baiknya jika antivirus tersebut diuji lebih dulu melalui penelitian lebih lanjut sebelum digunakan pada masyarakat,