Merasa Tidak Mampu, Pria di Sumsel Ini Protes Tak Dapat Sembako dan Baku Hantam dengan Ketua RT

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembagian sembako di RT 02 Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I terjadi keributan, Selasa (21/4/2020) siang.

Diungkapkan Harmawan, warga tak hanya mengembalikan paket sembako bansos yang mereka dapatkan.

Beberapa di antaranya bahkan ada yang memilih membagi-bagikan kembali secara langsung paket sembako yang seharusnya diterima kepada warga yang lebih membutuhkan.

Harmawan menjelaskan warga yang melakukan pengembalian bansos tersebut karena mereka merasa mampu secara finansial dalam menghadapi PSBB.

"Jadi bukan menolak, mengembalikan. Mereka berterima kasih dan apresiasi terhadap program Pak Gubernur. Tapi karena mereka masih mampu dan punya persediaan makanan, mereka menitipkan untuk mengalihkan bantuan kepada warga yang lebih membutuhkan," jelas Harmawan.

Saat dikonfirmasi mengapa warga mampu tersebut mendapat bantuan, Harmawan menyampaikan bahwa soal pendataan berada di tingkat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sehingga pihaknya kurang mengetahui soal pendataan penerima bansos PSBB DKI Jakarta.

Warga antre untuk membeli sembako yang terdiri dari gula, beras, tepung dan minyak sayur dalam operasi pasar bahan pangan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (20/3/2020). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka gerakan stabilitas pangan. (WARTA KOTA/Nur Ichsan)

Paket sembako yang dikembalikan warga kemudian diserahkan kepada PD Pasar Jaya sebagai distributor bansos.

"Barang belum sempat diturunkan dari truk, dibuat berita acara pengembaliannya dari RW ke PD Pasar Jaya," tutur Harmawan.

Program pembagian bansos tersebut direncanakan akan berlangsung selama dua pekan.

Yaitu dari 9 April lalu hingga 24 April 2020 mendatang, atau selama masa PSBB di Jakarta diberlakukan.

Dalam pelaksanaan bansos berupa paket sembako tersebut, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 1,2 juta kepala keluarga (KK) yang akan menerima bantuan.

Anggaran yang digunakan untuk program bansos bersumber dari realokasi APBD Provinsi DKI Jakarta.

Bagi warga yang ingin menanyakan terkait program bansos dapat menghubungi call center Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta di nomor 4265115.

Baca: Data Pemkot Bekasi Belum Valid, Warga Perumahan Pemilik Dua Mobil Terima Bantuan Sosial PSBB

Baca: Ayah 5 Anak Ini Rela Jual HP Rusak Seharga Rp 10 Ribu Demi Beli Beras, Kini Langsung Dapat Bantuan

(TribunSumsel.com/Eko Hepronis, Kompas.com/Jimmy Ramadhan Azhari) (TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Baku Hantam Antara Pak RT dan Warga di Lubuklinggau Dipicu Masalah Pembagian Sembako dan di Kompas.com dengan judul "Merasa Tak Layak Menerima, Warga Kelapa Gading Kembalikan Bansos Pemerintah".



Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer