Viral Video Bocah di Karanganyar Dibully Sebab Mencuri Pakaian Dalam, Direkam & Dianiaya Warga

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang bocah yang diduga pelaku pencurian pakaian dalam dibully warga.

TRIBUNNEWSWIKI.COM -Video seorang bocah yang diduga mencuri pakaian dalam berujung viral di sosial media.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Beluk Kidul, Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, pada hari Rabu (15/4/2020) pukul 14.00 WIB.

Diunggah oleh akun Twitter @feelssosimple pada Kamis (16/4/2020), video tersebut menunjukkan sejumlah warga mengerumuni bocah laki-laki yang sedang duduk di bangku kayu.

Beberapa orang dewasa dalam video tersebut juga melakukan kekerasan terhadap bocah tersebut.

Ada pula beberapa pemuda yang memukul serta menampar kepala si bocah.

Tak hanya itu, warga juga membully dengan memakaikan celana dalam di kepala bocah itu dan memotretnya.

Berikut beberapa fakta mengenai kejadian ini, dikutip TribunnewsWiki dari Tribun Jateng:

1. Siswa SMA di Solo

Diketahui remaja yang masih duduk di bangku SMA tersebut merupakan warga Jebres Solo.

Ia ketangkap warga sekitar saat mencuri celana dalam dan bra milik warga perumahan setempat.

Video viral seorang bocah yang diduga pelaku pencurian pakaian dalam dibully warga. (Twitter/feelssosimple)

2. Ditemukan 15 Celana Dalam

Dari tangan pelaku pihak kepolisian berhasil mengamankan 15 buah celana dalam bekas.

Ketua RT 4/8 Suratmin mengatakan, bocah tersebut diketahui sudah mencuri celana dalam dan bra milik warga sekitar sebanyak 9 kali.

Pelaku biasa operasi dengan mengendarai sepeda motor saat siang hari.

"Kelihatannya punya kelaianan. Dia bilang memang sukanya ngambil celana dalam dan BH,"

"Kemarin itu ada BH, dan celana dalam sekitar 10," katanya kepada Tribunajateng.com.

Seorang bocah yang diduga pelaku pencurian pakaian dalam dibully warga.

3. Warga Bully Remaja

Saat diamankan di rumah ketua RT, korban yang kesal sempat mengalungkan celana dalam dan bra ke bagian kepala dan lengan pelaku.

"Kalau yang kehilangan sempat emosi lumrah. Inisiatif yang memakaikan itu ya yang kehilangan,"

"Saya tidak memperbolehkan ada warga yang memukul," terangnya.

Baca: Fakta Kisah Viral Bapak yang Jual Ponsel Rusak Harga Rp 10 Ribu demi Beli Beras Hidupi 5 Anaknya

Halaman
12


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer