Dia menjelaskan tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, hanya material patung saja yang runtuh.
"Korban jiwa nihil," ungkap perwira pertama tersebut.
Menurut keterangan warga sekitar, patung Dewa Kong Co itu tiba-tiba ambruk dan terdengar suara debaman yang keras.
"Ada seperti suara angin, tiba-tiba langsung (brughhh, benda jatuh) seperti pesawat jatuh," kata Endang (59), warga Kelurahan Latsari, Tuban, saat menceritakan bangunan patung Kong Co runtuh.
Saksi lainnya, Jaman (55) juga mengatakan, saat itu tidak ada tanda apa pun yang mengindikasikan patung akan runtuh.
Getaran yang ditimbulkan dari runtuhnya patung dewa setinggi 30 meter itu membuta warga panik.
Jaman, seorang warga di sekitar lokasi Kelenteng Kwan Sing Bio mengaku mengira ada pesawat yang jatuh.
"Sekitar jam 10.15 ada suara gemuruh. Warga berhamburan dikira ada pesawat jatuh, ternyata patung yang roboh," kata Jaman.
Meski demikian, material patung yang tuntuh tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Patung runtuh di dalam Kelenteng saja, tidak sampai menimpa rumah warga," pungkas warga yang tinggal di belakang Kelenteng.
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Update 7 Fakta Terbaru Patung Raksasa di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Runtuh Hari Ini 16 April 2020