Di Inggris, Anjing Dilatih untuk Pengujian Covid-19 karena Dinilai Dapat Deteksi Virus Corona

Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi anjing. Studi menyebut anjing mampu mendeteksi penyebaran virus corona pada manusia, terutama bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala atau orang tanpa gejala (OTG).

Untuk gejala Covid-19 ini terdapat beberapa istilah seperti asymptomatic, yaitu orang yang membawa virus di dalam tubuhnya namun tidak menunjukkan gejala.

Presymptomatic merupakan orang yang sudah terinfeksi dan virus corona sudah menginkubasi tubuhnya namun tidak menunjukkan gejala.

Very mildly symptomatic merupakan orang yang menunjukkan gejala ringan sakit Covid-19 namun tetap berinteraksi dengan orang lain.

Untuk terhindar dari gejala virus corona atau Covid-19, masyarakat diimbau untuk tetap melakukan physical distancing.

Selain itu baru-baru ini, ahli Prancis mengatakan virus corona atau Covid-19 ini juga dapat menyebabkan gejala dermatologis.

Gejala ini menyebabkan kulit kemerahan yang kadang menyakitkan hingga gatal-gatal.

Para ahli Prancis menduga kemunculan hal ini menjadi gejala baru Covid-19.

Diduga gejala dermatologis ini dapat muncul tanpa disertai gejala pernapasan.

Tak hanya itu, mereka juga menyoroti tentang lesi kulit yang mungkin menjadi tanda Covid-19 lainnya.

Lesi kulit merupakan jaringan kulit yang tumbuh abnormal di permukaan maupun di bawah permukaan kulit.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria)

Artikel ini juga tayang di Tribunnews.com dengan judul Di Inggris, Anjing Dilatih untuk Pengujian Covid-19 karena Dinilai Dapat Deteksi Virus Corona



Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: haerahr

Berita Populer