Pandemi Corona, Perayaan Hari Lahir Presiden Abadi Korut Kim Il Sung Sepi, Hanya Ada Tembakan Rudal

Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga memberikan penghormatan di hadapan patung mediang pemimpin Korea Utara terdahulu, Kim Il Sung dan Kim Jong Il, Rabu, (15/4/2020) di Mansu Hill, Pyongyang, Korea Utara. Penghormatan dilakukan untuk memperingati hari lahir Kim Il Sung atau yang dikenal dengan Hari Matahari.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rabu (15/4/2020) Korea Utara memiliki hari yang istimewa.

Tepat pada hari ini, warga Korea Utara merayakan hari lahir ke-108 sang pemimpin pertama negara tersebut, Kim Il Sung.

Hari kelahiran kakek dari Kim Jong Un tersebut lebih dikenal dengan nama perayaan 'Day of The Sun' atau Hari Matahari.

Namun kali ini perayaan hari lahir Kim Il Sung tahun ini tak semeriah biasanya.

Seperti yang di tunjukkan dalam foto yang diunggah AFP, warga hanya memberikan penghormatan di hadapan patung raksasa Kim Il Sung dan Kim Jong Il.

Baca: Kim Il Sung, Presiden Korea Utara 1972-1994

Baca: 22 Hari Hilang di Tengah Wabah Corona dan Penembakan Pejabat Korea Utara, Kim Jong Un Kembali Muncul

Orang-orang yang memakai topeng wajah pergi setelah meletakkan bunga di depan patung-patung pemimpin Korea Utara Kim Il Sung dan Kim Jong Il pada kesempatan ulang tahun ke-108 dari pemimpin Korea Utara Kim Il Sung, yang dikenal sebagai Day of the Sun, di Pyongyang pada 15 April 2020. (AFP/KIM WON JIN)

Selain itu warga juga datang dengan membawa karangan bunga dan diletakkan di sekitar patung raksasa kedua pemimpin abadi di Manus Hill, Pyongyang, Korea Utara.

Tampak beberapa diantaranya mengenakan masker untuk menghindari adanya kemungkinan penularan virus corona.

Sepinya perayaan hari lahir Kim Il Sung diduga karena adanya pandemi corona yang juga berdampak pada Korea Utara.

Terlebih karena negara tersebut berbatasan langsung dengan Tongkok sebagai episenter pandemi corona.

Sehingga Korea Utara telah menutup perbatasan mereka dan mengkarantina ribuan warganya, termasuk warga negara asing.

Meski demikian, hingga artikel ini diunggah Korea Utara belum memberikan konfirmasi resmi mengenai adanya warga yang dinyatakan positif Covid-19.

Perayaan hari lahir presiden abadi Korea Utara selalu dirayakan dengan meriah sebelumnya

Tahun-tahun sebelumnya, negara yang memiliki nuklir sebagai kekuatan militernya tersebut selalu mengadakan festival yang meriah.

Dikutip dari Kompas.com, acara yang biasanya diselenggarakan untuk merayakan hari lahir sang presiden abadi diantaranya festival Kimilsungia.

Dalam acara tersebut terdapat berbagai rangkaian agenda seperti festival, event tari-tarian, hingga pameran.

Warga kemudian memberikan penghormatan di patung perunggu raksasa sang presiden abadi di Mansu Hill, Pyongyang.

Bahkan pada 2012 dan 2017, hari lahir Kim Il Sung dirayakan oleh Kim Jong Un dengan 'memamerkan' gudang senjata Korea Utara pada dunia.

Selain itu warga kemudian beramai-ramai membawakan karangan bunga untuk diletakkan di sekitar patung bertuliskan "Presiden besar Kim Il Sung akan bersama kita selamanya."

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini tidak ada perayaan besar untuk merayakannya.

Korea Utara juga telah membatalkan beberapa elemen peringatan tahunan.

Halaman
12


Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer