Banyak orang memakai masker untuk melindungi dirinya agar tak tertular Covid-19.
Masker digunakan sebagai pencegahan terhadap wabah yang kini melanda seluruh dunia ini.
Dilansir oleh kompas.com, ternyata penggunaan masker wajah tidak menjamin seseorang untuk tidak tertular virus.
Itu dikarenakan virus covid-19 dapat menular melalui mata dan partikel virus kecil yang dikenal sebagai aerosol yang juga dapat menembus masker.
Baca: 9 Prediksi Masa Depan Pasca Pandemi Covid-19, Interaksi Contactless hingga Ketergantungan pada Robot
Meski demikian, penggunaan masker masih dinilai efektif untuk menahan tetesan (droplet) sebagai cara utama virus corona bertransmisi dari satu ke lainnya.
Saat digunakan pun, kita tak boleh sembarangan menyentuh masker saat pandemi ini.
Kenapa?
Ternyata hal tersebut memiliki dampak buruk dalam penggunaan masker.
Selain itu masih banyak hal-hal lain yang perlu diperhatikan saat mengguakan masker.
Baca: Ilmuwan Kembangkan Kecerdasan Buatan (AI) yang Bisa Prediksi Tingkat Keparahan Pasien Covid-19
Berikut beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam pemakaian masker agar lebih efektif:
Langkah pertama sebelum menggunakan masker ialah mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir.
Atau dapat pula dengan menggunakan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol.
Ini untuk memastikan masker benar-benar dalam keadaan steril dari virus yang mungkit menempel di tangan.
Masker digunakan sebagai langkah untuk mencegah dan menahan tranmisi virus melalui droplet.
Virus akan masuk ke tubuh melalui mata, hidung dan juga mulut.
Oleh karena itu, pastikan masker terpasang erat di wajah tanpa menyisakan jarak atau celah antara wajah dengan masker.
Tutupi bagian hidung, mulut dan dagu dengan masker.
Jika menggunakan masker kain, sebaiknya pilih masker yang sesuai dengan ukuran wajah agar area tersebut dapat tertutup sempurna.
Baca: Di Tengah Corona, Rocky Gerung Ungkit Jejak Digital dr Tirta dan Singgung Profesi Dokternya