“Penyekatan dilakukan di lima titik, dalam kota, kawasan Puncak, Gekbrong, perbatasan Bandung dan jalur Jonggol Cikalong, dengan sasaran kendaraan R4 (mobil),” kata Juang.
“Tujuannya, sebagai upaya mempersulit gerak laju penyebaran virus corona,” tuturnya.
Baca: Para Jomblo di Malaysia Bakal Diberi Bantuan Uang Rp 3 Juta per Orang Selama Lockdown
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk memberlakukan lockdown lokal dengan menutup akses masuk ke Tegal selama empat bulan, kebijakan tersebut berlaku mulai Senin (30/3/2020).
"Warga harus bisa memahami kebijakan yang saya ambil. Kalau saya bisa memilih, lebih baik saya dibenci warga daripada maut menjemput mereka," kata Dedy pada Rabu (25/3/2020).
Baca: Lockdown Total, India Dilanda Kekacauan: Ribuan Migran Pulang Jalan Kaki hingga Terbatasnya APD
Dedy juga meminta kepada warganya yang tengah merantau untuk tidak mudik ke kampung halaman selama lebaran tahun ini.
Untuk itu, Pemerintah Kota Tegal telah menyiapkan anggaran kebencaan sebesar Rp 2 Miliar.
Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk warga miskin yang terdampak.
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengambil langkah penutupan wilayahnya atau lockdown lokal begitu muncul lima kasus positif virus corona di daerahnya.
Pemberlakuan lockdown lokal tersebut akan dimulai pada Selasa (31/3/2020).
"Setelah terdapat lima orang positif corona di Kota Tasikmalaya, kami bersama tim gugus tugas akan memberlakukan karantina wilayah atau lockdown lokal yang akan dimulai pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2020 besok," jelas Budi pada Jumat (28/3/2020).
Menurutnya, seluruh angkutan umum atau sarana transportasi akan dilarang memasuki wilayah Kota Tasikmalaya.
Untuk itu, pihaknya akan membentuk pos-pos penjagaan di setiap akses masuk ke dalam kota.
Pos-pos itu nantinya akan diisi oleh tim gabungan dari TNI, Polri, serta aparatur pemerintah daerah.
Jika ada warga yang ingin masuk tanpa alasan jelas, tim gabungan itu akan memintanya untuk berputar arah dan melarangnya masuk.
Baca: Pemdes Purbalingga Ambil Tindakan Local Lockdown dan Suplai Kebutuhan Warganya Rp50 Ribu Per Hari
Papua telah menutup pintu masuk utamanya, yaitu Bandara Sentani pada Kamis (26/3/2020) hingga 9 April 2020 mendatang.
Kebijakan itu merupakan keputusan bersama antara Forkompinda Provinsi Papua dengan bupati dan wali kota se-Papua.