Terungkap Masa Puncak dan Akhir Virus Corona, Ini Penjelasan Ahli ITB dan Prediksi Ustaz Abdul Somad

Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi virus Covid-19.

Terkait pencegahan penyebaran virus corona, Ustaz Abdul Somad mengingatkan agar masyarakat dapat menjaga kesucian dan kebersihan tangan.

Kebiasaan menjaga kebersihan katanya dimulai dari bangun tidur, salat subuh, salat dhuha, salat zuhur, salat ashar, salat maghrib, salat isya hingga salat tahajjud pada tengah malam.

"Tangan kita bersih, steril. Kemudian pula, kuman masuk dari dua jalur yaitu lubang hidung dan lubang mulut. hidung juga bersih, kenapa? Masukkan air biar bersih (wudhu), walaupun sunnah tidak wajib," ungkap Ustaz Abdul Somad.

"Kemudian kumur-kumur, gosok gigi mulut bersih. tangan bersih, hidung bersih, mulut bersih," tambahnya.

Kemudian lanjutnya, umat muslim dimintanya untuk berserah diri kepada Allah SWT.

"Habiskan takutmu untuk Allah, sehingga tidak tersisa lagi untuk makhluk Allah. Semua ini makhluk ciptaan Allah, berkumpul semua makhluk ciptaan Allah untuk memudharatkanmu dengan sesuatu. Tidak akan terjadi kalau tidak ditetapkan Allah SWT," jelasnya.

"Itulah Iman, itulah akidah, itulah keyakinan. Tidak ada satu biji, tidak ada satu benih, tidak ada satu butiran itu yang bergerak kecuali atas izin Allah SWT. Tidak ada bumi yang basah, tidak ada bumi yang kering, tidak ada satu daun pun yang gugur, jatuh ke atas muka bumi kecuali atas izin Allah SWT," tambahnya.

Ustadz Abdul Somad (Youtube Ustadz Abdul Somad Official)

Walau begitu, Ustaz Abdul Somad mengingatkan doa yang dipanjatkan disertai dengan ikhtiar atau berusaha.

"Ikhtiar tetap, usaha tetap, doa berserah diri kepada Allah SWT," imbuhnya.

Istighfar dan salawat katanya juga harus selalu diucapkan untuk melewati ujian berupa virus corona yang tengah mewabah saat ini.

"Banyak-banyak beristigfar. Siapa yang perbanyak istighfar, kesempitannya akan diberikan jalan keluar. Kesusahan hatinya diberikan kelapangan, diberikan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka," ungkap Ustaz Abdul Somad.

"Banyak-banyak Salawat. Siapa yang bersalawat satu kali, Allah balas dengan sepuluh kebaikan. Ditutupi sepuluh kesalahannya, ditingkatkan sepuluh tingkatan derajat kemuliaan," tambahnya.

"Ketika datang setan berbisik, setan akan datang dari depan, setan akan datang dari belakang, dari kanan, dari kiri, lawan dia dengan dzikir. Jangan larut dengan tontonan televisi, jangan larut dalam grup whatsapp, tapi larutkanlah diri dalam dzikir Allah SWT," ujarnya.

"Berkah selalu," tutup Ustaz Abdul Somad diakhiri salam.

Sementara, dalam postingan terbarunya, UAS menyebut akhir wabah terjadi.

Meski tak menyebut Virus Corona, dia merujuk pada wabah ini.

Dia menukil dari perkataan Imam Ibnu Hajar al-Asqalani soal wabah yang terjadi di negeri kaum muslimin di sepanjang sejarah.

Wabah yang biasa terjadi pada pertengahan musim bunga setelah keluar musim dingin akan berakhir pada musim panas.

Sedangkan musim panas dimulai terjadi pada 21 Juni 2020.

Apakah ini akah terjadi pada Virus Corona?

Halaman
1234


Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer