Inggris Berlakukan Denda saat Lockdown, Boris Johnson: Tak Ada PM yang Ingin Lakukan Ini

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berpidato di konferensi pers untuk memberikan pembaruan harian tentang tanggapan pemerintah terhadap wabah coronavirus COVID-19 yang baru, 10 Downing Street, London, 18 Maret 2020.

"Pemerintah China sangat menekankan kesehatan dan kehidupan warga Tiongkok di luar negeri," kata Xi, menurut kantor berita negara Xinhua.

Xi mengatakan dia mengharapkan Inggris untuk memperkuat kerja sama dengan China.

"Kami berharap Inggris akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan hak-hak sah warga negara Tiongkok, terutama pelajar, di Inggris."

Inggris menjadi yang terbaru dalam barisan panjang negara-negara yang memberlakukan lockdown nasional setelah virus corona atau Covid-19 menyebar dari China dan secara bertahap berkembang menjadi pandemi global.

Johnson telah menghadapi kritik karena bertindak terlalu terlambat dan tidak melakukan upaya yang cukup untuk membuat warganya tetap di rumah.

Tetapi dia mendapatkan pujian atas paket kebijakan finansial yang ia keluarkan untuk menghindari PHK massal di tengah pandemi ini.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer