Dilansir dari akun instagramnya, Savintseva memberikan informasi perkembangannya selama berada di karantina di Tyumen.
Pada mulanya dia merasa senang akan pulang ke rumahnya di Kirov, tapi kemudian dia harus masuk karantina karena tiba dari kota Wuhan, China.
Meski hasilnya negatif terjangkit corona, Savintseva masih belum boleh keluar dari karantina.
Hal ini dikarenkan peraturan pemerintah Rusia yang harus memastikan seluruh warganya yang baru kembali dari China benar-benar tidak terinfeksi virus corona.
Dia bahkan menginformasikan melalui salah satu video singkatnya, bahwa 10 tablet obat antivirus harus diminum dalam waktu dua jam.
Pihak medis bahkan mengijinkan jika seseorang merasa perutnya kuat meminum semuanya dalam sekali teguk.
Menurutnya, info itu bukan sekedar lelucon.
Savintseva tidak bisa melakukan wawancara karena kondisi kesehatannya, tapi dia dinyatakan negatif terinfeksi corona.
Rusia hanya mengonfirmasi dua kasus virus corona, kedua kasus tersebut diidap oleh orang kebangsaan China yang mana mereka baru saja dinyatakan sembuh.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, "Bukan Terinfeksi Virus Corona, Dua Warga Rusia ini Terinfeksi Cinta"