BUMN Farmasi Punya Obat untuk Pasien Covid-19, Erick Thohir: Obat Ini Sudah Dipakai Beberapa Negara

Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Erick Thohir nyatakan BUMN farmasi punya obat untuk pasien positif virus corona. Foto diambil ketika Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).(Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA)

Jumlah ini bertambah 60 kasus dari jumlah sebelumnya yang disampaikan oleh Yuri pada Kamis (19/3/2020), yakni dari 309 kasus menjadi 369 kasus.

"Ada 60 kasus baru, sehingga jumlah total 369," ungkap Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) pada Jumat (20/3/2020) sore.

Penambahan jumlah ini berdasarkan data yang didapat sejak Kamis (19/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Jumat (20/3/2020) siang pukul 12.00 WIB.

Baca: Lampaui China, Italia Jadi Negara dengan Total Kematian Akibat Virus Corona Terbanyak di Dunia

Baca: Obat Covid-19 Tersedia : Avigan 500 Ribu Butir, Sedang Dipesan 2 Juta Butir, Ini Alur Distribusinya

"Ini adalah catatan yang kita dapatkan dari pergerakan data hari ini," tutur Yuri.

Pada Kamis (19/3/2020) Yuri menyatakan bahwa ada 309 kasus Virus Corona di Indonesia, namun jumlah itu kemudian diralat oleh BNPB karena terdapat perubahan data pasien di Riau.

Menurut BNPB, data pasien positif Covid-19 hingga kemarin ada 308 kasus dan dari 308 kasus tersebut ada 32 pasien Virus Corona yang meninggal dunia.

Selain itu, Yuri juga menyebutkan bahwa ada 17 pasien yang dinyatakan sembuh.

Hingga hari Jumat (20/3/2020) diketahui bahwa kasus Covid-19 telah tersebar di 17 provinsi di Indonesia.

Kalimantan Tengah tercatat memiliki kasus baru pasien yang mengidap Covid-19, yakni dua pasien.

Sementara, penambahan kasus terbesar dalam kurun waktu 24 jam masih tercatat ada di provinsi DKI Jakarta.

Baca: Deretan Zodiak yang Misterius dan Penuh dengan Rahasia, Cek Zodiakmu!

Baca: Seputar Kartu Pra Kerja, Pendaftaran Awal April 2020, Peserta Bakal Dapat Rp 650 Ribu

Berdasarkan data yang dimiliki oleh pemerintah, terdapat 32 penambahan pasien baru di DKI Jakarta terhitung mulai Kamis (19/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Jumat (20/3/2020) pukul 12.00 WIB.

Penambahan terbesar selanjutnya tercatat ada di Kalimantan Timur dengan jumlah 7 kasus, lalu di terbesar ketiga ada di Jawa Timur dengan 6 kasus.

Berikut detail penambahan jumlah pasien hingga Jumat (20/3/2020).

DKI Jakarta: 32 kasus

Kalimantan Timur: 7 kasus

Jawa Timur: 6 kasus

Bali: 3 kasus

Banten: 2 kasus

Kalimantan Tengah: 2 kasus

Jawa Barat: 1 kasus

Kepulauan Riau: 1 kasus

Dalam proses investigasi: 6 kasus

(Tribunnewswiki.com/Ron)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul "Erick Thohir: BUMN Farmasi Punya untuk Pasien Positif Corona"



Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer