Update Virus Corona - 13 Maret 2020: Total 69.847 Pasien Sembuh, 4950 Meninggal dari 131.852 Kasus

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Virus Corona

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Update terbaru korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 4950 orang.

Jumlah korban meninggal akibat virus corona ini sejalan dengan jumlah pasien yang sembuh yang mencapai 69.847 pasien.

Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi yang tembus angka 131.852 kasus.

Laporan per hari dari Komisi Kesehatan Nasional China, dilansir SCMP, Jumat (13/3/2020) merupakan data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke 113 negara.

Baca: Semua Gereja Katolik dan Acara Misa di Roma Italia Ditutup, Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Selasa (10/3/2020) seorang staf medis di satu dari rumah sakit sementara penanganan Covid-19 di Wuhan, Provinsi Hubei, China yang tengah mengumpulkan limbah setelah semua pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan. (STR/AFP)

Meningkatnya angka ini turut diungkap oleh peneliti yang menyebut adanya kelambatan pengembangan vaksin.

Dilansir oleh cntechpost.com, Gregory Poland, seorang pemimpin redaksi jurnal ilmiah tentang vaksin mengungkap tentang fakta pengembangan vaksin corona saat ini.

Virus corona yang menyebar di dunia melalui China sudah menyerang banyak orang mulai Januari 2020.

Namun hingga kini pengembangan tentang vaksin virus tersebut masih terus berjalan.

Banyak orang yang menyebut bahwa pengembangan vaksin untuk virus corona ini sangat lambat.

Baca: Perilisan Film Mulan Dikabarkan akan Ditunda Karena Virus Corona, Begini Pernyataan Sang Sutradara

Ilustrasi wabah Covid-19 (pixabay.com)

Gregory Poland menyebut memang pengembangan vaksin baru untuk virus corona ini harus hati-hati makanya sangat lambat.

Hal tersebut karena risiko tinggi, desain awal, percobaan hewan hingga total ada tiga uji klinis sebelum bisa diberikan pada manusia.

Pembuatan vaksin juga tergantung pada jenis virus dan teknologi yang digunakan.

Butuh waktu kira-kira 3 hingga 5 tahun atau bahkan 10 tahun dalam membuat satu antivirus.

"Coronavirus baru adalah coronavirus ketiga yang telah menyebar ke manusia dalam skala besar melalui penularan pada hewan dalam 18 tahun terakhir.

Dengan pengalaman dalam menangani sindrom pernafasan akut akut (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), kami memiliki platform teknologi yang relevan telah mengumpulkan data yang tersedia.

Ini memungkinkan kita untuk mempelajari lebih lanjut tentang coronavirus baru dan mendapatkan urutan virus.

Struktur kristal reseptornya telah dipecahkan dan diidentifikasi sebagai reseptor "angiotensin converting enzyme 2 (ACE2)". Kami juga memiliki kandidat vaksin berdasarkan SARS," kata Poland.

Baca: Tak Bersalaman, Pejabat Pemerintah Lakukan Salam Corona, dari Jusuf Kalla Sampai Erick Thohir

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto(KOMPAS.com/Ihsanuddin) (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Satu Pasien Meninggal di Surakarta Terinfeksi COVID-19

Seorang pasien meninggal dunia di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moewardi Surakarta, Jawa Tengah dilaporkan positif terinfeksi virus corona.

Meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020), pasien ini diketahui merupakan warga kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

Halaman
12


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer