Namun ia menyebut bahwa gerakan #MeToo menurutnya terlalu jauh.
Sembari berbicara perihal pekerjaan amal, ia menyebut khawatir dengan proses hukum negara.
"Saya benar-benar bingung," katanya.
"Saya pikir banyak pria bingung tentang semua ini... perasaan dari ribuan pria dan perempuan yang kehilangan proses hukum. Saya khawatir tentang negara ini," ujarnya
Weinstein mengaku bahwa penuduh utamanya, Miriam Haley dan Jessica Mann merupakan sahabat dekatnya.
Baca: Kekerasan terhadap Anak: Seorang Ibu Siksa Gadis 11 Tahun karena Telepon Tanya Kapan Pulang
Kedua perempuan yang jadi korbannya ini sebelumnya mengeluarkan pernyataan sebelum persidangan diadakan.
Miriam Haley mengatakan dirinya mengalami pelecehan seksual di apartemennya pada tahun 2006.
Ia mengaku kepada hakim bahwa kondisi emosionalnya hancur akibat insiden tersebut.
"Itu membuatku benar-benar takut secara mental dan emosional," katanya.
"Dia tak hanya menelanjangi harga diri tapi juga menghancurkan kepercayaan diri saya," kata Haley.
Sementara Jessica Mann bersaksi di pengadilan bahwa Weinstein memperkosanya dalam hubungan yang kasar.
Mann menyebut dirinya mendapat dampak negatif atas insiden tersebut.
"Saya tak tahu bagaimana menjelaskan betapa mengerikannya diperkosa oleh orang yang punya kekuasaan" kata Mann.
"Dampaknya pada perasaan sangat besar. Pemerkosaan tak hanya sekali, tapi kenangannya ada selamanya."