Bos Olympiakos Mengaku Positif Corona, Arsenal Langsung Isolasi Empat Stafnya

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Arsenal kalah dalam laga melawan Olympiakos, 28 Februari 2020.

"Mengikuti berita bahwa pemilik Olympiakos, Evangelos Marinakis yang positif terjangkit virus corona, kami telah mengambil saran medis dan melacak setiap individu yang memiliki kontak dengannya pada saat laga 13 hari yang lalu," tulis Arsenal dalam situsnya.

"Kami mengidentifikasi bahwa sejumlah pemain bertemu dengan pemilik Olympiakos setelah pertandingan."

Baca: Virus Corona: Tak Hanya Korsel, Iran & Italia, Turis China Lebih Dahulu Dilarang Masuk ke Indonesia

Baca: Update Krisis Corona di Italia, Satu Pesepak Bola Klub Serie C Positif Tertular

Evangelos Marinakis, pemilik Olympiakos dan Nottingham Forest. (Instagram @evangelos.marinakis)

Meski medis mengatakan penularan virus corona ke pemain dan empat staf Arsenal cukup rendah, tetapi pihak manajemen sepakat untuk mengikuti arahan pemerintah terkait soal mengisolasi diri sendiri setelah merasa melakukan kontak dengan penyintas virus corona.

"Akhirnya kami memutuskan untuk menunda pertandingan."

"Para pemain akan tetap berada di rumah sampai periode isolasi diri selama 14 hari berakhir, begitu juga dengan empat staf Arsenal yang duduk dekat dengan Mr. Marinakis," tulis pihak Arsenal.

"Semua tim Arsenal berharap Mr Marinakis segera sembuh dan kami berharap para pemain serta staf bisa kembali bekerja pada hari Jumat dalam persiapan untuk laga di Brighton."

Marinakis berkunjung ke Stadion Emirates ketika klubnya, Olympiakos bermain melawan tuan rumah Arsenal di leg kedua babak 32 besar Liga Eropa, tanggal 28 Februari 2020 lalu.

Selain Arsenal, kekhawatiran juga dialami klub Inggris lain yakni Nottingham Forest. 

Diketahui, Angelos Marinakis juga merupakan pemilik klub kasta kedua Liga Inggris tersebut.

Marinakis juga beberapa kali menonton pertandingan Forest sebelum akhirnya mengumumkan diri telah terjangkit virus Corona pada Selasa (10/3/2020) lalu.

Setelah Italia, negara di Eropa yang mengalami lonjakan infeksi virus Corona adalah Inggris.

Per Rabu 11 Maret 2020, ada 382 kasus terjangkit dengan korban meninggal sejumlah 6 orang.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Ris/M. Zaki)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer