Bukanya menyebutkan ‘Kerakyatan’, Kalista justru salah menyebut ‘Kemasyarakatan’.
"Kemasyarakatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan, dalam permusyawaratan per.. masyarakat, perwakilan," ucap Kalista dengan sedikit terbata-bata.
"Lima, kemanusiaan sosial yang adil dan beradab," lanjutnya.
Meskipun gagal menghafal Pancasila, Bambang Soesatyo tetap memberikan semangat pada Kalista.
Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 7 Maret 2020: Cancer Rindu Seseorang, Aquarius Buat Orang Terkesan
Baca: BMKG - Prakiraan Cuaca Sabtu 7 Maret 2020: Waspada Hujan Petir di Yogyakarta dan Jakarta Pusat
"Terima kasih Kalista, Anda layak menang," ucap Bambang.
Sementara itu, Kalista tetap menerima tepuk tangan dari penonton.
Sementara host Grand Final Puteri Indonesia 2020, Patricia Gouw terlihat berusaha menenangkan Kalista.
Pun dengan Choky Sitohang yang ikut menenangkan Kalista.
"Itulah jawaban terbaik dengan segala faktornya,
kita berikan tepuk tangan kepada Sumatera Barat yang melakukan yang terbaik," ujar Choki.
Momen tak hapal Pancasila yang terjadi di panggung Grand Final Puteri Indonesia 2020 sontak menjadi pembicaraan warganet di media sosial.
Baca: Isu Paus Fransiskus Tak Terbukti, Vatikan Umumkan Kasus Pertama Corona, Infeksi Pasien Klinik
Baca: Ramalan Zodiak Karier Sabtu 7 Maret 2020: Taurus Anggap Bekerja Sebagai Pelarian Masalah, Kalian?
Disamping itu, Putri Indonesia 2020 berhasil dimenangkan oleh perwakilan Jawa Timur, Rr. Ayu Mulida Putri.
Dikutip dari Kompas.com, wanita yang karib disapa Ayuma itu berhasil mengalahkan dua pesaingnya yakni, Putu Ayu Saraswati dari Bali yang keluar menjadi Runner Up 1 dan Jihane Almira Chedid dari Jawa Tengah yang menjadi Runner Up 2.
Ayuma lantas dimahkotai oleh Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull dan dikalungi selempang oleh Miss Universe 2019 Zozibini Tunzi dari Afrika Selatan.
Dengan anggun, Ayuma lantas melakukan lenggangan pertamanya sebagai Puteri Indonesia 2020.
Selanjutnya, Ayuma akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2020.