Pemerintah Republik Kongo Siap Tebang Hutan Afrika Demi Perusahaan China, Ini Kata Greenpeace

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemerintah Republik Kongo bersiap akan menebang hutan hujan The Congo Basin Forest untuk 2 perusahaan China. Simak pernyataan Greenpeace

"Kami sedang dalam proses mengurus persyaratan untuk mencabut moratorium dengan berkonsultasi kepada mitra kami," tambahnya.

Mengenal Greenpeace

Greenpeace adalah organisasi lingkungan global yang didirikan di Vancouver, British Columbia, Kanada pada 1971.

Greenpeace lahir dari aksi sekelompok aktivis yang berlayar dari Vancouver, Kananda menuju Amchitka, Alaska pada 1969.

Misi mereka saat itu adalah untuk 'menjadi saksi kerusakan' percobaan nuklir yang di lakukan Amerika Serikat lokasi tersebut.

Para aktivis memberi nama diri mereka sendiri sebagai 'Don’t Make A Wave Committee'.

Awalnya mereka menggunakan sebuah kapal tua 'Phyllis Cormack'.

Nama Greenpeace diusullkan oleh Bill Darnell, dengan mengkombinasikan kata green (hijau) dan peace (damai).

Pada 4 Mei 1972 organisasi secara resmi mengganti namanya menjadi 'Yayasan Greenpeace'. 

Pada tahun-tahun berikutanya fokus Greenpeace lebih mengarah ke isu lingkungan, seperti pelarangan penggunaan jaring yang membahayakan ikan kecil, kampanye pemanasan global, dan rekayasa genetika.

Greenpeace kini memiliki 41 kantor cabang di seluruh dunia, dengan kantor pusat Greenpeace Internasional yang berlokasi di Amsterdam.

Greenpeace menerima pendanaan melalui kontribusi langsung dari sekitar 2,8 juta para pendukung dan beberapa yayasan amal namun tidak menerima pendanaan dari pemerintah atau perusahaan swasta.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer