Update Terbaru Virus Corona - 5 Maret 2020: Total 53.276 Pasien Sembuh, 3284 Orang Meninggal

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Virus Corona menyebar sampai di Italia. Dua orang meninggal dunia dari total 30 kasus. Pemerintah lokal menyarakan warganya untuk mengenakan masker saat berada di luar rumah.

Saya berharap masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa," lanjutnya.

Baca: Tak Hanya Dikenal sebagai Obat Antimalaria, Sari Daun Sambiloto Juga Disebut Bisa Cegah Virus Corona

pada 28 Februari 2020, setelah COVID-19, virus corona baru, menyebar ke Italia. Italia mendesak para wisatawan yang ketakutan oleh virus corona baru pada 28 Februari untuk tidak menjauh, tetapi upaya untuk meyakinkan dunia bahwa mereka mengelola wabah dengan baik dibayangi oleh peningkatan tajam dalam jumlah kasus. Sekitar 650 orang telah dinyatakan positif terkena virus di Italia, meskipun hanya 303 yang dianggap sebagai kasus klinis serius, dan kematian mencapai 17 - sejauh ini merupakan yang tertinggi di Eropa - menurut angka terbaru dari badan perlindungan sipil. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Jokowi juga meminta agar privasi pasien virus corona ini tetap dijaga.

"Saya telah memerintahkan menteri untuk mengingatkan agar rumah sakit dan pejabat pemerintah untuk tidak membuka privasi pasien yang dirawat karena virus korona. Hak-hak pribadi mereka harus dijaga.

Begitu juga media massa, saya minta untuk menghormati privasi mereka," tulis akun tersebut.

"Masyarakat tidak perlu panik sampai memborong kebutuhan sehari-hari. Pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok dan obat-obatan.

Saya memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pihak yang memanfaatkan momentum ini dengan menimbun barang dan menjualnya dengan harga tinggi," tutup Jokowi.

Baca: Donald Trump Donasikan Gaji Kuartal Keempatnya untuk Bantu Melawan Virus Corona di AS

Paus Fransiskus terlihat menyeka hidungnya ketika memimpin Misa Rabu Abu pada 26 Februari 2020. Absennya Paus pasca-gambar tersebut mencuat memunculkan sebuah publikasi bahwa pemimpin Gereja Katolik itu terkena virus corona. Pihak Vatikan membantah, dan menyatakan Paus Fransiskus kurang enak badan. (AFP/ALBERTO PIZZOLI)

Tanggapan pihak istana

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rahman pun angkat bicara terkait hal tersebut.

Dilansir oleh Kompas.com, Fadjroel menjelaskan jika informasi tentang adanya orang Indonesia yang terjangkit virus corona di negeri sendiri merupakan situasi yang luar biasa.

Maka dari itui, saat diketahui pasien positif virus corona, maka Menteri Kesehatan harus langsung segera memberitahukannya kepada presiden untuk diumumkan ke public.

"Karena ini kan situasinya memang tidak biasa. Karena situasinya tidak biasa, ya jadi Menkes yang memberitahukan ke Presiden, Presiden yang mengumumkan," kata Fadjroel Rachman di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

"Pada intinya, mengapa Presiden harus menyampaikan langsung, karena beliau menganggap ini sangat serius. Karena dalam kondisi ini kan tidak main-main. Harus Presiden yang menyampaikan secara langsung dan secara teknis ditangani oleh Menkes," lanjutnya.

Fadjroel juga mengakui jika dalam menangani dua pasien yang terjangkit virus corona ini harus penuh dengan kehati-hatian.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan jika ada dua warga negara Indonesia (WNI) positif virus corona.

Kini, dua warga yang merupakan seorang ibu (64) dan anaknya (31) tengah dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.

Dua orang tersebut tertular dari warga negara Jepang yang berkunjung ke rumah mereka di Depok.

Warga Jepang itu baru terdeteksi positif corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.

Diberitakan oleh Kompas.com, warga Jepang tersebut terdeteksi terjangkit virus corona setalah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.

Jokowi pun menyatakan Indonesia telah memiliki rumah sakit dengan ruang perawatan yang sesuai standar internasional.

"Pemerintah ini benar-benar mempersiapkan. Misal rumah sakit lebih dari 100 yang siap dengan ruang isolasi corona, dengan standar isolasi yang baik. Kita juga memiliki ruang perawatan yang sesuai standar internasional," ujar Jokowi saat menyampaikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Halaman
123


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer