Hal tersebut bertujuan untuk membuat mental dan kepercayaan diri Victor Igbonefo dkk semakin terangkat dalam menghadapi laga lainnya pada kompetisi musim ini. Maklum, target tinggi dicanangkan Persib dalam keikutsertaannya pada kompetisi musim ini.
Baca: Kriteria Kapten Tim Persib Bandung Idaman Robert Rene Alberts, 2 Pemain Naturalisasi Jadi Kandidat
Baca: Dari Liga 1 hingga Indonesia Open, Inilah Daftar Event Olahraga yang Terancam Imbas Virus Corona
Tidak main-main, Maung Bandung bahkan menargetkan gelar juara pada dua ajang berbeda, Liga 1 dan Piala Indonesia.
Untuk merealisasikan target tersebut, Persib tentu harus konsisten meraih hasil bagus dalam setiap laga yang mereka lakoni.
"Tentu, kemenangan kemarin (melawan Persela) menjadi modal yang bagus bagi kami dalam mengawali kompetisi musim ini. Saya harap, itu bisa berlanjut," ujar Robert.
Menghadapi Arema, Robert pun berharap adanya pengawalan ketat dari pihak pengamanan untuk tim Persib selama berada di Malang.
Permintaan tersebut tak lepas dari kejadian yang dialami Persib saat bertandang ke Malang pada Liga 1 2019. Pada musim lalu, tim Persib mendapatkan teror dari sejumlah oknum pendukung Arema, Aremania.
Teror tersebut dialami Persib sehari sebelum pertandingan berlangsung. Teror yang dialami tim Persib berupa serangan petasan yang dilepaskan oknum Aremania.
Serangan pertama terjadi seusai Persib melakoni uji lapangan. Saat itu, bus yang ditumpangi para pemain Persib diserang dengan menggunakan petasan oleh sejumlah oknum suporter saat hendak meninggalkan area stadion.
Teror berlanjut pada malam harinya, tepat ketika tengah malam, saat pemain tengah beristirahat.
Di depan hotel tim Persib, bergumul sejumlah oknum suporter yang kemudian melepaskan petasan dan mercon.
Hal tersebut menimbulkan kebisingan hingga membuat para pemain kesulitan untuk beristirahat.
Baca: Transfer Liga 1: Ezechiel NDouassel Resmi Pindah ke Bhayangkara, Siapa Gantikannya di Persib?
Baca: Transfer Liga 1: Persija Dapatkan Mantan Bek Juventus, Persib Siap Tampung Irfan Bachdim
Akibatnya, saat hari pertandingan, para pemain Persib pun kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi.
Mental para pemain drop, yang menyebabkan mereka tidak bisa menampilkan performa terbaiknya. Persib pun kalah telak 1-5 dari Arema saat itu.
Beruntung, kekalahan telak di Malang bisa di balas Persib di Bandung.
Dalam pertemuan kedua Persib vs Arema di Bandung, Persib menang tiga gol tanpa balas.
"Ya, tentu, kami juga memikirkan soal pengamanan yang akan diberikan bagi kami di sana," ucap Robert.