"Tindakan itu kita ambil sendiri. Kita selalu jaga keselamatan karyawan dan tamu," ujarnya.
"Kami sehat, tapi kami tidak ingin mengambil risiko," lanjut dia.
Pihak restoran pun mempersilahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk melakukan pengecekan.
Dalam hal ini, pengecekan dilakukan terkait dugaan bahwa restoran tersebut menjadi tempat penyebaran virus Corona.
Baca: Berikut Daftar 100 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Kasus Corona di 32 Provinsi di Indonesia
Baca: MotoGP Qatar 2020 Resmi Dibatalkan karena Virus Corona, Valentino Rossi: Sangat Sulit Diterima
"Kalau memang beritanya seperti itu, monggo lah dari Dinas Kesehatan ke sini.
Ayo kita cek semua bareng-bareng," kata Agus saat ditemui di lokasi, Senin (2/3/2020).
Agus mengaku syok melihat banyaknya pemberitaakn tentang Amogos yang diduga menjadi tempat penyebaran virus corona.
Ia pun merasa tidak dapat membatasi jumlah warga negara asing (WNA) yang ingin berkunjung ke Amigos.
"Karena sebagai manajer restoran, saya tidak tahu apakah tamu tersebut terjangkit (Corona) atau tidak," ujar dia.
Baca: Indonesia Laporkan Kasus Virus Corona Pertama, Harga Masker N95 Mencapai Rp 1,1 Juta per Boks
Baca: Inilah Bedanya Gejala Virus Corona dan Flu Biasa, Mirip Namun Ada Perbedaan Khusus
"Pemerintah seharusnya memperketat pengawasan di bandara-bandara sehingga bisa steril," tambahnya.
Sejak Jumat (14/2/2020), hari di mana dua warga Depok tertular Corona, Agus mengatakan tak satu pun karyawannya yang mengajukan izin sakit.
"Dari tanggal 14 Februari sampai detik ini, satu yang saya yakini adalah karyawan saya sehat," kata Agus.
"Alhamdulillah sampai hari ini semua karyawan sehat walafiat," tambah dia.
Baca: Ridwan Kamil Yakinkan Rumah 2 Warga Positif Corona di Depok Bebas Virus
Baca: Kontak Langsung 2 Pasien Virus Corona, 73 Warga Depok Dalam Pantauan, Mayoritas Perawat