Terawan menambahkan, jika imunitas warga Indonesia menurun, tanpa sadar akan membuat ketahanan kesehatan nasional menurun.
Terawan menegaskan, tidak semua orang yang kontak langsung dengan pasien positif Corona akan tertular.
"Tidak semua yang kontak akan sakit. Yang sakit yang imunitas tubuhnya rendah. Itu yang harus menjadi prinsip," ujar Terawan.
Ia lantas mengimbau kepada warga untuk lebih fokus meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari penyakit Corona.
Namun, masyarakat diminta agar selalu waspada dan selalu menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemudian, apabila masyarakat merasakan gejala virus corona, seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorakan, dan gangguan pernapasan parah, disarankan segera mengakses ke layanan kesehatan.
Baca: Pakai Masker Disebut Bukan Langkah Utama Cegah Virus Corona, Begini Cara Lindungi Diri dari Covid-19
Baca: Menkes Ungkap Dua WNI yang Positif Corona Tinggal di Depok dan Kini Dirawat di RSPI Sulianti Saroso
Berikut cara melindungi diri agar tidak tertular virus corona yang disarankan WHO:
- Biasakan diri mencuci tangan dengan sabun
- Saat batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung dengan tisu dan siku.
- Hindari kontak dengan siapa pun yang menderita batuk atau demam.
- Jika menderita batuk, demam dan sulit bernapas segera mencari perawatan medis lebih awal dan bagikan riwayat perjalanan sebelumnya dengan penyedia layanan kesehatan.
- Hindari konsumsi produk hewani mentah atau setengah matang. Daging mentah, susu atau organ hewani harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah sesuai praktik keamanan pangan yang baik.
Pemerintah sendiri melalui Kemenkes telah menyediakan kontak hotline yang bisa dihubungi terkait dengan virus corona.
Informasi tersebut juga disampaikan melalui akun @KemenkesRI.
“Arus informasi mengenai kasus #coronavirus begitu masif, supaya informasi yg beredar tidak simpang siur dan tidak menimbulkan hoax sehingga menciptakan keresahan pada masyarakat, @KemenkesRI menyediakan hotline #coronavirus di nomor berikut. Jangan lupa disimpan ya #Healthies!” tulis keterangan dalam informasi melalui akun resmi Kemenkes tersebut.
Adapun hotline yang bisa dihubungi adalah 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.