Wakil Menteri Kesehatan Iran Positif Corona, Menyadari Gejalanya Ketika Melakukan Konferensi Pers

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi positif virus corona.(scoopsquare24)

Saya hanya merasa sedikit lelah, saya demam, dan akan turun.” ungkapnya.

Dalam video pendek tersebut, Harirchi mengatakan bahwa ‘mungkun banyak yang terinfeksi’.

Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi.(twitter.com/AbasAslani)

“Banyak yang mungkin terinfeksi, tetapi kami memiliki obat yang cukup efektif, jaga dirimu.

Jaga perawat dan dokter yang bekerja dengan gagah berani. ” pungkasnya.

Seorang anggota parlemen Iran yang mewakili Teheran juga dinyatakan positif.

"Tes korona saya positif ...

Saya tidak memiliki banyak harapan untuk melanjutkan kehidupan di dunia ini," tulis Mahmoud Sadeghi di Twitter.

Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi positif virus corona.(scoopsquare24)

Dalam pesan yang sama, ia meminta kepala peradilan Iran untuk membebaskan tahanan politik.

Hal ini untuk mencegah mereka dari infeksi dan untuk memungkinkan mereka menghabiskan waktu wabah dengan keluarga mereka.

Dikutip dari The Guardian, Iran telah menjadi titik fokus regional dari kekhawatiran mengenai virus corona.

Negara-negara tetangga sbagian besar telah menutup perbatasan mereka dan menangguhkan rute ziarah.

Sekolah dan universitas di banyak bagian negara telah ditutup.

Petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung ikut serta dalam latihan dalam menangani pasien Covid-19, di Rumah Sakit Sanglah di Denpasar, Bali, pada 12 Februari 2020. (AFP)

Empat kasus baru diduga telah didiagnosis di kota Kirkuk, Irak, pada hari Selasa.

Jika dikonfirmasi, akan dibutuhkan penghitungan nasional untuk lima kasus, jumlah yang secara luas diperkirakan akan meningkat,  mungkin secara substansial, dalam beberapa hari mendatang.

Baca: Sumbangkan Uang Penghargaan karena Selamatkan Siswa SMPN 1 Turi, Mbah Diro: Niat Saya Hanya Menolong

Afghanistan, Bahrain, Kuwait dan Oman juga melaporkan kasus virus corona baru pertama mereka, semuanya pada orang yang pernah ke Iran.

Sementara itu, Turki mengalihkan sebuah pesawat dari Teheran, yang telah ditakdirkan ke Istanbul, ke ibukotanya, Ankara, setelah 17 penumpang dilaporkan memiliki suhu lebih tinggi dari rata-rata.

(Tribunnewswiki.com/Saradita Oktaviani)



Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer