Alergi Parah, Perempuan ini Hampir Mati Kesulitan Bernapas Hanya karena Mencium Bau Kacang

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Selai kacang

Penundaan Pesawat dan Gagal Rayakan Ulang Tahun

Saat Beth syok akibat terpapar reaksi alergi, awak kabin sempat meminta bantuan medis.

Pesawat juga dilaporkan menunda penerbangan akibat insiden tersebut.

Beth dan ibunya sempat meminta turun dari pesawat agar dapat mendapatkan bantuan di bandara.

Akhirnya, Beth dibawa ibunya ke  Rumah Sakit Arrowe Park dan dirawat selama 7 jam dengan infus.

"Semuanya berantakan"

"Mungkin saya akan marah saat itu saat tak alami trauma," kata Beth.

"Kalau pesawat itu sudah terbang, maka mungkin perlu pendaratan darurat. Saya bisa aja mati di pesawat. Saya mengharapkan ada permintaan maaf dan kompensasi yang besar (dari maskapai)."

"Paling tidak uang saya dikembalikan. Saya ingin orang-orang tahu bagaimana alergi dapat mengancam jiwa. Saya juga ingin agar mereka tahu cara maskapai ini lakukan sesuatu terhadap orang yang sedang terancam keselamatannya"

"Aku tak akan pernah terbang dengan maskapai itu lagi," jelasnya.

Akibat insiden ini, Beth dan ibunya gagal merayakan ulang tahun Beth ke-21.

Beth dan ibunya mendapatkan pengembalian dana sebesar 900 Poundsterling sebagai ganti penerbangan dan hotel.

Beth, seorang penderita alergi kacang-kacangan akan begitu rentan terkena alergi dalam ruang sempit di kabin pesawat.

Baca: 8 Fakta Kacang Edamame Bagi Kesehatan, Mulai dari Jaga Kesehatan Jantung hingga Cegah Diabetes

Ilustrasi edamame atau kacang kedelai (kompas.com/Wikimedia Commons)

Tanggapan Maskapai

Pihak Jet2 menyatakan tidak merasa harus bertanggungjawab lantaran Beth dan ibunya lebih memilih keluar dari pesawat.

Juru bicara maskapai menerangkan bahwa pihaknya akan berhenti melayani produk dari kacang-kacangan untuk melindungi mereka yang alergi.

"Dengan adanya kejadian penumpang dengan alergi kacang (Beth) membuat kami (ke depannya) akan memastikan penumpang lainnya menghormati bahwa ada seseorang yang alergi di dalam (pesawat). Kami juga minta agar produk yang mengandung kacang tidak dibuka atau dimakan selama penerbangan,"

"Meskipun (pihak maskapai) sudah dengan tegas meminta semua penumpang untuk menahan diri membuka atau makan produk yang mengandung kacang, ada penumpang yang baru saja naik lalu membuka Nutella. Di sini kemudian Beth dan ibu memutuskan untuk turun dari pesawat," kata juru bicara maskapai.

"Kami benar-benar berempati dengan kejadian ini. Kami melakukan segala cara untuk mencegah terjadinya efek alergi kacang. Kami telah menghubungi Beth dan keluarga untuk mengontak asuransinya agar bisa mengajukan klaim," tambah pihak maskapai.

--

Disclaimer: Tidak ada niatan menyudutkan pihak manapun dalam berita ini.

--

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer