Para penumpang tersebut kemudian akan dikarantina di hotel yang ditentukan pemerintah.
Penumpang berusia 80 atau lebih tua akan dapat turun terlebih dahulu,
Sementara pemerintah mempertimbangkan untuk mengizinkan mereka yang berusia 70-an untuk turun juga.
Pemerintah Jepang telah meningkatkan upayanya untuk mencegah penyebaran infeksi dan memperkuat kontrol perbatasan.
Baca: Jepang Karantina 3.500 Penumpang dan Awak Kapal Pesiar The Diamond Princess untuk Uji Virus Corona
Baca: Perdana Menteri Jepang Angkat Bicara Mengenai Isu Pembatalan Olimpiade Tokyo Akibat Virus Corona
Mereka telah memutuskan untuk menghabiskan total 15,3 miliar yen atau setara Rp 1,9 triliun untuk langkah-langkah darurat melawan virus.
Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pemerintah akan memastikan bahwa lebih dari 600 juta masker akan disediakan sebulan.
Sementara itu, kelompok pertama warga negara Jepang dievakuasi dari Wuhan dengan pesawat yang disewa pemerintah di tengah wabah coronavirus diizinkan pulang pada hari Kamis setelah lebih dari dua minggu diisolasi.
Baca: Sopir Bus di Jepang yang Terinfeksi Virus Corona Tak Pernah ke China, Ternyata Sopiri Turis Wuhan
Baca: Update Virus Corona: Seorang Pria Jepang yang Tak Pernah ke Wuhan Dilaporkan Telah Terinfeksi Virus
Sebanyak 197 orang telah dikarantina di sebuah hotel di Prefektur Chiba, dekat Tokyo, dan fasilitas pemerintah sejak mereka kembali pada 29 Januari dari kota China.
Virus corona baru secara resmi dikenal sebagai Covid-19.
Ini telah menginfeksi lebih dari 60.000 orang di seluruh dunia, dan menewaskan lebih dari 1.300 orang.
Baca: Dokter yang Tangani Virus Corona Meninggal, Warga China Tuntut Permintaan Maaf Pemerintah Wuhan
Baca: FILM - Chinatown (1974)