Pada fase kedua penyakit ini, anak Anda mungkin mengalami:
- kulit di tangan dan kaki mengelupas, terutama ujung jari tangan dan kaki, sering dalam lembaran besar
- Nyeri sendi
- Diare
- Muntah
- Sakit perut
Pada fase ketiga penyakit, tanda-tanda dan gejala perlahan hilang kecuali komplikasi berkembang.
Mungkin selama delapan minggu sebelum tingkat energi tampak normal kembali.
Baca: Putranya Idap Penyakit Langka Sindrom Williams, Dede Sunandar Rela Jual Organ Tubuh Demi Kesembuhan
Baca: Perjalanan Ratna Galih Sebelum Lahirkan Bayi Kembar, Diuji Penyakit Langka hingga Ikut Bayi Tabung
Dilansir dari Mayoclinic.org, disarankan agar segera menghubungi dokter saat anak Anda mengalami demam tinggi yang berlangsung selama lebih dari tiga hari.
Selain itu, segera temui dokter apabila anak Anda mengalami demam bersama dengan empat atau lebih dari tanda dan gejala berikut:
- Kemerahan di kedua mata
- Lidah yang sangat merah dan bengkak
- Kemerahan telapak tangan atau sol
- Mengupas kulit
- Ruam
- Pembengkakan kelenjar getah bening
Mengobati penyakit Kawasaki dalam waktu 10 hari sejak mulai dapat sangat mengurangi kemungkinan kerusakan yang berlangsung lama.
Hingga saaat ini, dokter belum menemukan pangkal dari penyakit Kawasaki ini.
Mereka percaya itu tidak menyebar dari orang ke orang.
Ini paling umum terjadi di antara anak-anak keturunan Jepang dan Korea, tetapi dapat mempengaruhi anak mana pun juga.
Seperti diberitakan oleh Mayoclinic.org, tiga hal berikut ini bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit Kawasaki.
- Anak-anak di bawah 5 tahun paling berisiko terkena penyakit Kawasaki.
- Anak laki-laki sedikit lebih mungkin terkena penyakit Kawasaki daripada anak perempuan.
- Anak-anak keturunan Asia atau Pulau Pasifik, seperti Jepang atau Korea, memiliki tingkat penyakit Kawasaki yang lebih tinggi.
Penyakit Kawasaki adalah penyebab utama penyakit jantung pada anak-anak.