Petinggi Sunda Empire Sebut PBB hingga NATO Lahir di Bandung: Dedi Mulyadi Senyum, Roy Suryo Tertawa

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Reaksi Dedi Mulyadi dan Roy Suryo ketika Petinggi Sunda Empire Sebut PBB Lahir di Bandung

Ia memulai penjelasannya terkait mengapa Sunda Empire memilih Bandung sebagai pusat kekaisaran.

"Bandung itu adalah titik nol, itu wilayah Atlantik," kata Raden Rangga Sasana dikutip TribunJakarta.com dari YouTube Inews TV, pada Selasa (21/1/2020).

Lebih lanjut, ia menjelaskan asal-usul terbentuknya bumi.

Menurutnya, bumi tercipta dari percikan matahari yang pada akhirnya membeku.

Lanjutnya, Bandung merupakan daerah yang paling tinggi dibanding wilayah lain di dunia ini.

"Perlu dipahami bangsa Indonesia semuanya yang belum tahu, ini ya asal-usul bumi, adalah percikan matahari, yang pada kala itu akhirnya membeku, dan yang paling tinggi adalah Bandung," jelasnya.

"Maka Bandung berada dalam posisi paling tinggi diantara daerah-daerah lain di dunia," ucap Raden Rangga Sasana.

"Itulah kenapa disepakati oleh leluhur kita,"

"Makanya apabila sesuatu tidak datang dari Bandung tidak dilantik,"

Dengan alasan itu, Rangga Sasana mengklaim berbagai lembaga dunia yang lahir di Bandung.

"Makanya PBB lahirnya di Bandung, SLW di Bandung, NATO di Bandung, Petagon di bandung, Bank Dunia pun di Bandung dengan modal dari bumi Nusantara," tegasnya.

Baca: Gadis Gresik Menyurati PM Australia Agar Hentikan Ekspor Sampah Plastik: Tolong Tarik dari Indonesia

Baca: Viral Munculnya 2 Matahari dari Timur dan Barat di Makassar, Sempat Buat Heboh, Ini Penjelasannya

Baru beberapa hari setelah dilantik menjadi anggota DPR RI, Dedi Mulyadi langsung terjun ke lapangan untuk merespons keluhan warga ((TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA))

Menanggapi penjelasan petinggi Sunda Empire ini, Dedi Mulyadi yang juga menjadi narasumber hanya tersenyum dan setengah tertawa.

Ia membebaskan Rangga Sasana untuk berpendapat.

Meski demikian, apa yang disampaikan olehnya masih bisa dicek kebenarannya.

"Iya yang pertama disilahkan aja, orang-orang boleh berpendapat apapun," ucapnya sambil terkekeh.

"Tetapi dari aspek rasion, sejarah, kan kita bisa memahami dunia dimana pusatnya, dimana dataran yang paling tinggi,"

"Dimana lahirnya PBB, dimana lahirnya NATO,"

"Kan semuanya sudah tercatat dengan baik dalam sejarah," imbuhnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin) (TribunWow/Mariah Gipty/Tribunnews)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer