Selama beberapa tahun terakhir, Mayky Wongkar dengan setia menemani istrinya, Ria Irawan, yang terserang kanker.
Ia dengan tekun merawat sang istri dan terus memberikan semangat.
Meninggalnya Ria Irawan pada Senin (6/1/2020) sekitar pukul 4.04 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, membuat dirinya begitu kehilangan.
Banyak kenangan telah ia jalani dengan sang istri.
Selama sepekan sesudah istrinya dimakamkan, ia masih malas beraktifitas.
Tetapi, kepada wartawan, Mayky mengungkapkan, meski masih kerap dibayangi banyak kenangan, ia telah ikhlas dengan kepergian istri tercinta.
Sebab, sebelumnya, ia memang sudah menyiapkan segala risiko, termasuk menghadapi episode terakhir perjuangan Ria Irawan menghadapi penyakitnya.
"Ya karena almarhum begitu sayang sama saya, besar banget rasa sayang sama saya, jadi dia selalu memberikan cara-cara berbeda.
"Mungkin kemarin-kemarin dia sudah merasa banyak memimta kepada saya, menyuruh-nyuruh saya, jadi dia tidak mau merepotkan saya,"katanya.
"Ya jadi begitu, saya rasa dia ingin (ke Meykey) nikmatin dulu lah masa-masa ini. Dia hanya berpesan, jangan pernah lupain gue," imbuh Mayky.
Keluarga besar Ria Irawan dikatakan Mayky juga sudah ikhlas.
"Sebelum dia meninggal kan saya tanya sama mama Ade (Ade Irawan), 'Ma, ini gimana?' mama bilang ya peluangnya 50:50.
"Antara dia dulu yang meninggal atau Ria Irawan. Jadi memang sudah siap apapun risikonya," ujar Mayky..
Sang ibu, Ade Irawan, dikatakan Mayky juga tak lagi menangis meratap atas kepergian Ria Irawan.
"Mungkin beliau kan sudah punya pengalaman ditinggal suami," tandas Mayky.
Keluarga besar Ria Irawan melangsungkan pengajian atau tahlilan tujuh hari meninggalnya almarhum, Minggu (12/1).
Digelar di kediaman ibunda, Ade Irawan di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, para kerabat dan tetangga membacakan ayat suci dan melantunkan doa buat Ria Irawan.
Mayky Wongkar mencurahkan kerindungan terhadap Ria Irawan dengan membagikan unggahan obrolan pesan singkat dengan almarhuman sebelum meninggal.