Babak kedua dimulai dengan Lucas Moura memiliki peluang bagus untuk menyamakan skor.
Sayang, tembakannya pada menit ke-47 itu masih belum tepat ke sasaran.
Liverpool mencoba menurunkan tempo, memancing Tottenham Hotspur lebih menyerang untuk kemudian melancarkan serangan balik.
Di menit ke-58, Dele Alli berhasil mencuri bola dan berada dalam posisi berbahaya untuk mencetak gol.
Virgil van Dijk mampu menekel bola tetapi bola jatuh ke kaki Serge Aurier.
Kiper Liverpool, Alisson, berhasil menyelamatkan upaya tembakan Aurier.
Tottenham lebih menekan tetapi bukannya Liverpool tak lagi memiliki peluang.
Pada menit ke-63, Gazzaniga harus bekerja keras mementahkan sundulan Sadio Mane.
Di menit ke-74, Georginio Wijnaldum kehilangan bola dan Spurs dengan cepat melancarkan serangan balik.
Dalam kondisi tiga lawan dua, Moura memberikan bola kepada Son Heung-min.
Akan tetapi, berada dalam posisi bagus, tembakan Son masih belum menemui sasaran.
Pada menit ke-83, Spurs kembali membuang sebuah peluang bagus.
Aurier mengirim umpan silang ke tiang jauh. Giovani Lo Celso tinggal menceploskan bola ke dalam gawang tetapi upayanya mencocor bola masih melebar.
Pada menit-menit penghabisan, Erik Lamela ikut mengancam gawang Liverpool, tetapi Alisson masih bisa mengamankan situasi.
Divock Origi hampir mencetak gol kedua Liverpool. Namun, tembakannya dari luar kotak penalti tepat ke pelukan Gazzaniga.
Begitu pula dengan upaya terakhir Spurs dari Son yang gagal di tangan Alisson.
Liverpool mampu menjaga keunggulan 1-0 hingga pertandingan selesai.
Jarak Liverpool dengan tim di bawahnya dipastikan melebar setelah pekan ke-22.
Pasalnya, pada Sabtu, Leicester City yang menempati peringkat kedua kalah 1-2 dari Southampton di kandang sendiri.
Dari 13 poin sebelum pekan ke-22 digelar, kini Liverpool unggul 16 poin atas Leicester City yang berada di bawahnya.