Transfer Liga 1: Persib Masih Mencari Kiper, Persebaya Promosikan Pemain Muda

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menatap Liga 1 2020, beberapa klub besar mulai bergerak mencari pemain.

Aji Santoso juga bisa menggunakan kembali jasa pemain muda yang membela timnas U-22 Indonesia, Rachmat Irianto.

Putra kandung Bejo Sugiantoro itu akan bertahan bersama Bajul Ijo hingga 2021.

Kehadiran pemain-pemain ini bisa menambal kepergian sembilan pemain.

Seperti diketahui, Persebaya baru saja mencoret sembilan pemain sekaligus antara lain Imam Arief (kiper), Miswar Saputra (kiper), Andri Muliadi (bek), Otavio Dutra (bek), Novan Setya (bek), Fandi Eko Utomo (gelandang), M. Solikin (gelandang), Elisa Basna (winger), dan Diogo Campos (penyerang).

Persija vs Tavares

Mantan pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, mengaku sangat geram dengan eks timnya tersebut.

Kekesalan Tavares bersumber pada keputusan manajemen yang tidak ingin memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil itu di tim Macan Kemayoran.

Tavares menilai bahwa manajemen Persija Jakarta telah mempermainkan dirinya.

Sebab, menurut Tavares, manajemen klub sebelumnya sudah memberikan jaminan untuk tidak mendepak dirinya sebelum Liga 1 2019 berakhir.

Namun kini mantan pelatih Yokohama FC itu harus pergi dari tim Ibu Kota.

Baca: Sepekan Latih Persija, Edson Tavares sudah Beri Dampak Positif

Baca: Tinggalkan Qatar Demi Persija Jakarta, Inilah Tujuan Farri Agri

Mantan pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, kini menjadi pelatih Borneo FC. (Media resmi Persija Jakarta)

"Sebelum laga terakhir (lawan Kalteng Putra), saya bilang bahwa saya ingin pulang ke Brasil, tetapi Persija menahan saya," kata Edson Tavares dilansir dari Tribun Jakarta.

Tavares mengaku bahwa hingga saat ini dirinya masih menyimpan bukti percakapan dengan Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus, di aplikasi WhatsApp.

"Masih ada isi pembicaraan kami di WhatsApp, dia (Ferry Paulus) bilang 'Saya akan memutuskan Anda bertahan."

"Semua orang di sini menyukai Anda, kerja Anda bagus', tetapi setelah itu, mereka berubah pikiran," katanya mengungkapkan kekesalan.

Tavares kemudian merasa bingung dengan kejadian tersebut.

Pasalnya, dia menilai bahwa kedatangannya ke tubuh Persija Jakarta mampu membawa perubahan positif.

Tavares mampu menyelamatkan Riko Simanjuntak dkk dari jurang degradasi meskipun hanya mampu finis di posisi 10 besar.

Baca: Liga 2 2019 Berakhir: Klub Legendaris menjadi Juara hingga Gagalnya Sriwijaya FC Promosi ke Liga 1

Baca: Gelandang di Liga 1, Pemain Ini Berpeluang Jadi Satu-satunya Ujung Tombak Timnas U-22 di SEA Games

Pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (kedua kiri) didampingi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan seremoni perpisahan usai laga Persija melawan Persebaya Surabaya pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019) malam. Laga tersebut merupakan laga resmi terakhir Bepe bersama Persija Jakarta setelah ia mengumumkan pensiun sebagai pesepak bola profesional. Dalam laga ini, Persija Jakarta harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Pelatih 64 tahun itu meraih tujuh kemenangan, tiga imbang, dan lima kekalahan dari 15 pertandingan bersama Persija Jakarta.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi, hubungan saya dengan pemain bagus, hasilnya juga bagus, saya menyelamatkan Persija, lebih bagus daripada pelatih-pelatih sebelumnya," kata Edson Tavares.

Kini Edson Tavares telah menemukan pelabuhan anyar di Liga 1 2020.

Halaman
1234


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer