Aji Santoso juga bisa menggunakan kembali jasa pemain muda yang membela timnas U-22 Indonesia, Rachmat Irianto.
Putra kandung Bejo Sugiantoro itu akan bertahan bersama Bajul Ijo hingga 2021.
Kehadiran pemain-pemain ini bisa menambal kepergian sembilan pemain.
Seperti diketahui, Persebaya baru saja mencoret sembilan pemain sekaligus antara lain Imam Arief (kiper), Miswar Saputra (kiper), Andri Muliadi (bek), Otavio Dutra (bek), Novan Setya (bek), Fandi Eko Utomo (gelandang), M. Solikin (gelandang), Elisa Basna (winger), dan Diogo Campos (penyerang).
Mantan pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, mengaku sangat geram dengan eks timnya tersebut.
Kekesalan Tavares bersumber pada keputusan manajemen yang tidak ingin memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil itu di tim Macan Kemayoran.
Tavares menilai bahwa manajemen Persija Jakarta telah mempermainkan dirinya.
Sebab, menurut Tavares, manajemen klub sebelumnya sudah memberikan jaminan untuk tidak mendepak dirinya sebelum Liga 1 2019 berakhir.
Namun kini mantan pelatih Yokohama FC itu harus pergi dari tim Ibu Kota.
Baca: Sepekan Latih Persija, Edson Tavares sudah Beri Dampak Positif
Baca: Tinggalkan Qatar Demi Persija Jakarta, Inilah Tujuan Farri Agri
"Sebelum laga terakhir (lawan Kalteng Putra), saya bilang bahwa saya ingin pulang ke Brasil, tetapi Persija menahan saya," kata Edson Tavares dilansir dari Tribun Jakarta.
Tavares mengaku bahwa hingga saat ini dirinya masih menyimpan bukti percakapan dengan Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus, di aplikasi WhatsApp.
"Masih ada isi pembicaraan kami di WhatsApp, dia (Ferry Paulus) bilang 'Saya akan memutuskan Anda bertahan."
"Semua orang di sini menyukai Anda, kerja Anda bagus', tetapi setelah itu, mereka berubah pikiran," katanya mengungkapkan kekesalan.
Tavares kemudian merasa bingung dengan kejadian tersebut.
Pasalnya, dia menilai bahwa kedatangannya ke tubuh Persija Jakarta mampu membawa perubahan positif.
Tavares mampu menyelamatkan Riko Simanjuntak dkk dari jurang degradasi meskipun hanya mampu finis di posisi 10 besar.
Baca: Liga 2 2019 Berakhir: Klub Legendaris menjadi Juara hingga Gagalnya Sriwijaya FC Promosi ke Liga 1
Baca: Gelandang di Liga 1, Pemain Ini Berpeluang Jadi Satu-satunya Ujung Tombak Timnas U-22 di SEA Games
Pelatih 64 tahun itu meraih tujuh kemenangan, tiga imbang, dan lima kekalahan dari 15 pertandingan bersama Persija Jakarta.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi, hubungan saya dengan pemain bagus, hasilnya juga bagus, saya menyelamatkan Persija, lebih bagus daripada pelatih-pelatih sebelumnya," kata Edson Tavares.
Kini Edson Tavares telah menemukan pelabuhan anyar di Liga 1 2020.