Eks juru taktik PSM Makassar itu menilai sudah waktunya bagi Maung Bandung untuk melakukan regenerasi.
"Persib mungkin juga memerlukan regenerasi untuk musim depan," kata Robert Alberts lagi.
Baca: Cetak Banyak Gol di Liga 1, Winger Persib Ini Jalani Musim Tersubur
Baca: Ditunjuk Aji Santoso Jadi Kapten, Rachmat Irianto Merasa Masih Canggung dengan Senior di Persebaya
Robert Alberts berjanji akan mengoptimalkan bakat muda Persib.
Untuk posisi lini tengah, saat ini Persib memiliki kakak-beradik, Gian Zola dan Beckham Putra Nugraha, yang juga tak kalah hebat dari Hariono.
"Kami tahu kontribusi dia, tetapi kehidupan berjalan terus, sepak bola terus berjalan,"
"Kami mempunyai pemain muda berbakat seperti Beckham, Zola, dan kami harus mulai membangun Persib untuk bisa persiapan musim depan," tutur Robert Alberts mengakhiri.
Dengan hengkangnya Hariono, kini Persib tinggal memiliki tiga pemain yang sempat merasakan era keemasan 2014.
Mereka ialah I Made Wirawan (kiper), Achmad Jufriyanto (bek), dan Supardi Nasir (kapten).
Momen mengharukan mewarnai laga Persib Bandung kontra PSM Makassar pada pekan ke-34 Liga 1 2019.
Pada laga tersebut, Persib Bandung sukses melibas PSM dengan skor telak 5-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019).
Lima gol Persib diciptakan oleh Hariono (penalti 67') dan Ezechiel Ndouassel (7', 32', 70', dan 83').
Sedangkan dua gol dari PSM dicetak oleh dua mantan pemain Persib, Ferdinand Sinaga dan Raphael Maitimo.
Kapten Persib, Supardi Nasir, mengaku bersyukur bisa memenuhi target pada laga ini.
"Hasil yang patut kami syukuri, alhamdulillah hasil yang kami inginkan tercapai hari ini, terima kasih untuk dukungannya semua," ujar Supardi seusai konferensi pers.
Baca: Bambang Pamungkas Umumkan Resmi Pensiun, Sepak Bola Dunia Ikut Memperingatinya
Baca: Perjalanan Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar, Drama Bambang Soesatyo hingga Saling Klaim Suara
Di sisi lain, pertandingan ini menjadi momen emosional bagi gelandang Persib, Hariono.
Hariono yang telah 11 tahun bergabung bakal hengkang dari Persib pada musim depan.
Supardi pun mengaku sempat meneteskan air mata saat pendukung Persib memberikan sambutan terakhir untuk Hariono.
"Saya tipikal laki-laki cengeng, saya merasa dekat dengan semua pemain apalagi dengan Hariono yang ketika saya masuk sini sudah menjadi legenda di sini,"
"Kebersamaan saya dengan Hariono seperti yang saya katakan kemarin kami pernah terpuruk, kami pernah dipuja, semuanya pernah kami rasakan," ucapnya menambahkan.