Hariono Pamitan, Persib Bandung Pensiunkan Nomor 24 dan Ditangisi Kapten Klub

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hariono, legenda Persib Bandung.

Momen mengharukan mewarnai laga Persib Bandung kontra PSM Makassar pada pekan ke-34 Liga 1 2019.

Pada laga tersebut, Persib Bandung sukses melibas PSM dengan skor telak 5-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019).

Lima gol Persib diciptakan oleh Hariono (penalti 67') dan Ezechiel Ndouassel (7', 32', 70', dan 83').

Sedangkan dua gol dari PSM dicetak oleh dua mantan pemain Persib, Ferdinand Sinaga dan Raphael Maitimo.

Kapten Persib, Supardi Nasir, mengaku bersyukur bisa memenuhi target pada laga ini.

"Hasil yang patut kami syukuri, alhamdulillah hasil yang kami inginkan tercapai hari ini, terima kasih untuk dukungannya semua," ujar Supardi seusai konferensi pers.

Baca: PROFIL PEMAIN PERSIB - Supardi

Baca: Raih Rekor Baru di Liga 1, Catatan Persib Bandung Masih Kalah Dibanding Era Gonzales

Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir. (Persib.co.id)

Di sisi lain, pertandingan ini menjadi momen emosional bagi gelandang Persib, Hariono.

Hariono yang telah 11 tahun bergabung bakal hengkang dari Persib pada musim depan.

Supardi pun mengaku sempat meneteskan air mata saat pendukung Persib memberikan sambutan terakhir untuk Hariono.

"Saya tipikal laki-laki cengeng, saya merasa dekat dengan semua pemain apalagi dengan Hariono yang ketika saya masuk sini sudah menjadi legenda di sini,"

"Kebersamaan saya dengan Hariono seperti yang saya katakan kemarin kami pernah terpuruk, kami pernah dipuja, semuanya pernah kami rasakan," ucapnya menambahkan.

Baca: Hilton Moreira

Baca: Tantan Dzalikha

 
Supardi mengaku sangat mengenal sosok Hariono.

Menurutnya, pemain asal Sidoarjo itu merupakan sosok yang baik dan tidak banyak tingkah.

Hariono juga menjadi panutan bagi pemain lain di tim Maung Bandung.

"Saya mengenal beliau sosok yang baik, orangnya respek ke pemain dan ke teman-temannya, dan yang paling penting dia pendiam, tidak banyak omong," kata Supardi.

"Layak diberikan untuk Hariono perpisahan seperti ini, karena di mata Bobotoh dia pasti berkesan," ucapnya lagi.

Supardi siap mendukung Hariono dimanapun ia berkarier dan tetap menjaga persahabatan.

"Saya selalu mendoakan siapapun yang sudah tidak bersama saya lagi,"

"Saya mendoakan yang terbaik untuk teman-teman kami, mendoakan Hariono mudah-mudahan tetap bisa berkarier dan berkarya di manapun Hariono bermain, ukhuwah kami akan terus terjalin," tutur Supardi mengakhiri.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Nezatullah Wachid)



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer