Persib Bandung dipastikan tidak memperpanjang kontrak Hariono untuk musim depan.
Hal tersebut disampaikan oleh pelatih Persib, Robert Rene Alberts.
Dikutip dari Kompas.com, Robert mengatakan, Hariono akan meninggalkan tim Persib pada akhir musim ini.
Baca: Eks Pemain Timnas Ungkap Borok Pemain Asing di Liga, Termasuk Penyerang Persib Bandung
Baca: Bambang Pamungkas Umumkan Resmi Pensiun, Sepak Bola Dunia Ikut Memperingatinya
Ini mengartikan bahwa Hariono menjadi pemain kedua yang lepas dari Persib Bandung untuk musim depan.
Sebelumnya, Robert juga mengkonfirmasi terdepaknya Kevin van Kipperlsuis dari sekuat Persib.
“Sejauh ini baru dua pemain yang dikonfirmasi akan pergi dari tim,”
“Hariono dan Kevin,” kata Robert.
Baca: Ditahan Imbang Barito Putera, Persib Bandung Gagal Samai Catatan Klub di Era Cristian Gonzales
Baca: PROFIL PEMAIN PERSIB - Hariono
“Kami akan berdiskusi besok tapi Hariono tidak akan memperpanjang kontrak,” sambungnya di Stadion Jalak Ketupat, Kabupatem Bandung, Kamis (19/12/2019).
Kabar hengkangnya Hariono tentu saja mengejutkan banyak pihak.
Pesepak bola bernomor punggung 24 itu sudah dianggap legenda oleh Boboth lantaran loyalitasnya kepada Persib.
Kurang lebih, Hariono telah 11 tahun berseragam Persib.
Baca: Bepe Pensiun, Anies Baswedan Janji Bambang Pamungkas Jadi Penendang Bola Pertama di Stadion BMW
Catatan tersebut membuat Hariono sebagai pemain terlama yang memperkuat Persib dan skuat klub berjulukan Maung Bandung saat ini.
Hariono sendiri bergabung bersama Persib pada musim 2008.
Setelah sebelumnya memperkuat Deltras Sidoarjo.
Dia datang bersama Jaya Hartono, yang kala itu ditunjuk sebagai pelatih Persib.
Baca: Shin Tae-yong Didekati Klub China, PSSI Bergegas Cari Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Baca: Cetak Gol ke Gawang Sampdoria, Cristiano Ronaldo Tak Menyangka Lompat Setinggi 2,56 Meter
Sejak tahun 2008, Hariono memegang peranan penting di lini tengah Persib.
Walau banyak pelatih yang datang dan pergi, Hariono tetap menjadi pilihan utama.
Sebagai gelandang bertahan, Hariono memiliki gaya main yang tak kenal kata kompromi.
Melalui gaya mainnya itu Hariono sempat mendapatkan julukan sebagai Gattuso-nya Indonesia.